medcom.id, Jakarta: Bosch dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi, yang juga produsen komponen otomotif. Tak hanya mobil, bahkan untuk sepeda motor juga, seperti Ducati dan BMW Motorrad jadi brand yang sudah kerjasama dengan Bosch.
Sementara untuk motor kecil, Bosch belum lama memulai bisnisnya. Apalagi Indonesia didominasi pengendara sepeda motor kecil (dibawah 500cc), tentunya ini jadi peluang bisnis yang menarik bukan?
"Tapi harus diakui konsumen Indonesia agak sensitif terkait soal harga, meski kami tawarkan teknologi tinggi disini," kata Ralf von Baer, CEO PT Robert Bosch, 28 Januari di kawasan Menteng, Jakarta.
Salah satu teknologi yang dimaksud Ralf adalah sistem rem ABS, sayangnya teknologi ini belum begitu populer di Indonesia meski Bosch sendiri sudah mulai membuatnya untuk motor kecil. Ralf menambahkan, kelak teknologi ini akan murah jika sudah mulai banyak digunakan dan diproduksi dalam jumlah banyak.
"Kita ambil contoh soal airbag, saat terpasang di Mercedes ini teknologi tinggi dan mahal. Kemudian mobil brand lain di Eropa dan Amerika ikut pasang dan airbag jadi populer, jadi masa itu akan tiba," tutup Ralf.
medcom.id, Jakarta: Bosch dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi, yang juga produsen komponen otomotif. Tak hanya mobil, bahkan untuk sepeda motor juga, seperti Ducati dan BMW Motorrad jadi
brand yang sudah kerjasama dengan Bosch.
Sementara untuk motor kecil, Bosch belum lama memulai bisnisnya. Apalagi Indonesia didominasi pengendara sepeda motor kecil (dibawah 500cc), tentunya ini jadi peluang bisnis yang menarik bukan?
"Tapi harus diakui konsumen Indonesia agak sensitif terkait soal harga, meski kami tawarkan teknologi tinggi disini," kata Ralf von Baer, CEO PT Robert Bosch, 28 Januari di kawasan Menteng, Jakarta.
Salah satu teknologi yang dimaksud Ralf adalah sistem rem ABS, sayangnya teknologi ini belum begitu populer di Indonesia meski Bosch sendiri sudah mulai membuatnya untuk motor kecil. Ralf menambahkan, kelak teknologi ini akan murah jika sudah mulai banyak digunakan dan diproduksi dalam jumlah banyak.
"Kita ambil contoh soal
airbag, saat terpasang di Mercedes ini teknologi tinggi dan mahal. Kemudian mobil
brand lain di Eropa dan Amerika ikut pasang dan
airbag jadi populer, jadi masa itu akan tiba," tutup Ralf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)