London: Selain memiliki produk-produk bergenre modern macam Tiger series, Triumph juga punya model motor yang bertema klasik. Salah satunya adalah Scrambler, yang akan mendapatkan mesin lebih besar.
Ya motor ini konon akan mengusung mesin 1.200 cc, paling besar diantara keluarga Scrambler lainnya. Kehadirannya akan menjadi pesaing Ducati Scrambler Desert Sled, yang belum lama ini hadir versi mesin 1.100 cc.
Kembali pada Scrambler 1.200 cc, motor ini akan menjadi dual sport dengan torsi besar. Dituliskan Asphalt and Rubber, torsinya akan mencapai 104,3 daya kuda, dengan tenaga 80 daya kuda.
Kabarnya motor ini juga akan hadir dalam dua varian, satu untuk model on road dengan pelek casting dan ban jalanan. Kemudian satunya lagi akan mengusung pelek jari-jari, berbalut ban tapak kasar.
Sebagai pembeda dengan kompetitornya, Scrambler 1200 ini akan dilengkapi beragam piranti elektronik. Termasuk juga suspensi dengan long-travel, alias jarak main suspensi yang panjang, untuk peredaman lebih empuk.
Motor ini sendiri akan muncul pada 24 Oktober 2019 mendatang. Apakah akan masuk pasar Indonesia? Kita tunggu saja kabar baiknya.
London: Selain memiliki produk-produk bergenre modern macam Tiger series, Triumph juga punya model motor yang bertema klasik. Salah satunya adalah Scrambler, yang akan mendapatkan mesin lebih besar.
Ya motor ini konon akan mengusung mesin 1.200 cc, paling besar diantara keluarga Scrambler lainnya. Kehadirannya akan menjadi pesaing Ducati Scrambler Desert Sled, yang belum lama ini hadir versi mesin 1.100 cc.
Kembali pada Scrambler 1.200 cc, motor ini akan menjadi dual sport dengan torsi besar. Dituliskan Asphalt and Rubber, torsinya akan mencapai 104,3 daya kuda, dengan tenaga 80 daya kuda.

Kabarnya motor ini juga akan hadir dalam dua varian, satu untuk model on road dengan pelek casting dan ban jalanan. Kemudian satunya lagi akan mengusung pelek jari-jari, berbalut ban tapak kasar.
Sebagai pembeda dengan kompetitornya, Scrambler 1200 ini akan dilengkapi beragam piranti elektronik. Termasuk juga suspensi dengan long-travel, alias jarak main suspensi yang panjang, untuk peredaman lebih empuk.
Motor ini sendiri akan muncul pada 24 Oktober 2019 mendatang. Apakah akan masuk pasar Indonesia? Kita tunggu saja kabar baiknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)