Livery spesial merayakan 100 tahun Ducati. dok ducati
Livery spesial merayakan 100 tahun Ducati. dok ducati

Ducati Rayakan Eksistensi 100 Tahun Lewat Livery Legendaris

Adri Prima • 20 November 2025 21:56
Jakarta: Ducati tampil beda pada saat uji coba MotoGP Valencia, Selasa, 18 November 2025 kemarin. Para rider Ducati tidak menggunakan warna merah yang sudah menjadi identitas tim Borgo Panigale.
 
Usut punya usut, di sesi uji coba ini Ducati menghadirkan livery berbeda sebagai perayaan 100 tahun eksistensi Ducati (1926-2026). Dua corak tersebut juga merepresentasikan momen-momen bersejarah dari tradisi balap Ducati.
 
Desmosedici GP milik Francesco Bagnaia dan Nicolo Bulega menggunakan livery yang pertama terinspirasi dari 750 Imola Desmo, yang menjadi ikon setelah finis satu-dua legendaris Paul Smart dan Bruno Spaggiari di Imola 200 Miles 1972, dan yang kedua dengan warna 750 Supersport Desmo, motor tempat Franco Uncini meraih gelar juara Italia 750cc pada 1975.

Ducati Rayakan Eksistensi 100 Tahun Lewat Livery Legendaris
 
Debut corak bersejarah ini hadir di akhir musim yang kembali menunjukkan dominasi Ducati di kancah balap internasional, termasuk gelar juara dunia MotoGP serta gelar juara konstruktor ke-21 di Superbike.
 
Di MotoGP, Marc Marquez dan Ducati memastikan gelar Juara Dunia dengan lima balapan tersisa. Hasil ini diperkuat oleh posisi kedua Alex Marquez (BK8 Gresini Racing Team) dan Francesco Bagnaia yang menutup musim dengan berada di lima besar.
 
Bagi Ducati, ini merupakan gelar Juara Pembalap kelima secara keseluruhan, dan gelar keempat berturut-turut yang diraih dengan tiga pembalap berbeda yakni Fransesco Bagnaia (2022, 2023), Jorge Martin (2024), dan Marc Marquez (2025).
 
Pencapaian impresif semakin sempurna dengan gelar konstruktor keenam secara beruntun sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah MotoGP.
 
Keunggulan teknologi dan teknis motor asal Borgo Panigale ini tidak hanya terbatas pada MotoGP, tetapi juga terbukti pada produksi masal, di mana Ducati telah mengukuhkan posisinya sebagai pabrikan paling sukses dalam sejarah WorldSBK. Tahun 2025 menjadi Gelar Konstruktor ke-21 bagi Ducati dari 38 edisi kejuaraan dunia sejak 1988 serta gelar keempat berturut-turut, berkat performa Panigale V4 R. 
 
Tahun 2025 juga menandai musim balap terakhir bagi Panigale V4 R, karena mulai 2026 akan menyerahkan tongkat estafet kepada generasi baru yang benar-benar berbeda.
 
Daya saing Panigale V4 juga terlihat pada debut generasi ketujuhnya di CIV SBK Production Bike, kategori dalam Kejuaraan Superbike Italia yang dikhususkan untuk motor yang paling dekat dengan konfigurasi produksi massal, di mana motor ini meraih gelar Juara Pembalap. Hasil yang sama diraih di Jerman pada IDM, Kejuaraan Superbike Jerman, menegaskan keandalan Ducati Superbike terbaru.
 
Hasil prestisius lainnya datang di Daytona 200, di mana Panigale V2 meraih kemenangan di sirkuit bersejarah International Speedway di Florida, memenangkan salah satu balapan paling ikonik di kancah internasional.
 

Merambah ke segmen off-road


DNA balap Ducati kini merambah ke segmen off-road, dengan kemajuan signifikan dalam pengembangannya pada tahun 2025. Di musim pertama di Kejuaraan Dunia MXGP, Ducati menurunkan Jeremy Seewer dan Mattia Guadagnini, meraih hasil penting termasuk dua podium.
 
Uji coba signifikan lainnya adalah Kejuaraan Pro Prestige MX2, di mana Desmo250 MX menempati posisi kedua di akhir musim berkat penampilan Alessandro Lupino. Musim tersebut kemudian ditutup dengan partisipasi resmi pertama Ducati dalam Motocross of Nations, dengan Antonio Cairoli dan Jeremy Seewer masing-masing mewakili Italia dan Swiss.
 
Program off-road pabrikan Borgo Panigale ini pun mengambil langkah lebih jauh dalam membangun proyek baru yang sudah menunjukkan banyak tanda positif, menciptakan fondasi kuat untuk debutnya yang sangat dinantikan di Kejuaraan AMA Supercross 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan