Jakarta - Monster Energy Yamaha MotoGP Team, resmi buka selubung YZR-M1 V4 yang bakal mereka gunakan selama musim kompetisi MotoGP 2026 di Jakarta pada Rabu (21/1/2026). Motor ini adalah motor yang secara total memiliki desain baru untuk musim 2026.
Sebelumnya mereka menggunakan mesin Inline-Four ke konfigurasi V4 1000cc. Motor ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan puncak dan traksi belakang dengan sasis baru yang lebih ramping, aerodinamika baru (termasuk ground effect), dan distribusi bobot yang lebih merata.
Meskipun dari data saat melakukan beberapa kali debut melalui wild card Augusto Fernandez, belum terlihat kompetitif. Namun tenaga maksimum spesifik masih dirahasiakan dan pengujian menunjukkan kecepatan tertinggi awal yang lebih rendah dari ekspektasi.
Tujuan utama mereka mengubah konfigurasi mesin dari inline ke mesin V tentunya untuk meningkatkan tenaga dan kecepatan puncak untuk bersaing dengan rivalnya. Mengingat Ducati, Aprilia, KTM bahkan Honda telah menggunakan tipe mesin ini lebih awal.
Baca Juga:
Tips Menata Barang di Mobil agar Perjalanan Tetap Nyaman & Aman
Kapasitas mesinnya pun tidak berubah. Tetap menggunakan kapasitas 1000cc sesuai regulasi MotoGP. Untuk bagian rangka, motor ini tetap menggunakan sasis Delta Box aluminium baru yang lebih ramping dan kemungkinan posisi mesin mundur ke belakang.
Sementara desain sistem aerodinamika tersebaru, termasuk ground effect yang lebih menggembung dan down wash duck, berbeda dari model Inline-Four. Sistem knalpot dengan undertail untuk dua silinder belakang dan posisi muffler di bawah footpack kanan untuk dua silinder depan.
Motor ini diklaim punya distribusi bobot yang lebih merata, dengan bobot lebih banyak di belakang, meningkatkan traksi belakang namun mengurangi traksi depan dibandingkan Inline-Four.
Tantangan Pengembangan
Pengalihan ke mesin V4 ini merupakan tantangan teknis terbesar Yamaha, membutuhkan pengembangan sasis, elektronik, dan aerodinamika yang sepenuhnya baru. Meski ini cara Yamaha untuk bisa tetap kompetitif di MotoGP, namun perlu proses panjang untuk membuatnya kompetitif.
Jakarta - Monster Energy Yamaha MotoGP Team, resmi buka selubung YZR-M1 V4 yang bakal mereka gunakan selama musim kompetisi
MotoGP 2026 di Jakarta pada Rabu (21/1/2026). Motor ini adalah motor yang secara total memiliki desain baru untuk musim 2026.
Sebelumnya mereka menggunakan mesin Inline-Four ke konfigurasi V4 1000cc. Motor ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan puncak dan traksi belakang dengan sasis baru yang lebih ramping, aerodinamika baru (termasuk ground effect), dan distribusi bobot yang lebih merata.
Meskipun dari data saat melakukan beberapa kali debut melalui wild card Augusto Fernandez, belum terlihat kompetitif. Namun tenaga maksimum spesifik masih dirahasiakan dan pengujian menunjukkan kecepatan tertinggi awal yang lebih rendah dari ekspektasi.
Tujuan utama mereka mengubah konfigurasi mesin dari inline ke mesin V tentunya untuk meningkatkan tenaga dan kecepatan puncak untuk bersaing dengan rivalnya. Mengingat Ducati, Aprilia, KTM bahkan Honda telah menggunakan tipe mesin ini lebih awal.
Kapasitas mesinnya pun tidak berubah. Tetap menggunakan kapasitas 1000cc sesuai regulasi MotoGP. Untuk bagian rangka, motor ini tetap menggunakan sasis Delta Box aluminium baru yang lebih ramping dan kemungkinan posisi mesin mundur ke belakang.
Sementara desain sistem aerodinamika tersebaru, termasuk ground effect yang lebih menggembung dan down wash duck, berbeda dari model Inline-Four. Sistem knalpot dengan undertail untuk dua silinder belakang dan posisi muffler di bawah footpack kanan untuk dua silinder depan.
Motor ini diklaim punya distribusi bobot yang lebih merata, dengan bobot lebih banyak di belakang, meningkatkan traksi belakang namun mengurangi traksi depan dibandingkan Inline-Four.
Tantangan Pengembangan
Pengalihan ke mesin V4 ini merupakan tantangan teknis terbesar Yamaha, membutuhkan pengembangan sasis, elektronik, dan aerodinamika yang sepenuhnya baru. Meski ini cara Yamaha untuk bisa tetap kompetitif di MotoGP, namun perlu proses panjang untuk membuatnya kompetitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)