medcom.id: Salah satu produsen knalpot aftermarket ternama asal Jepang, Yoshimura, menghadirkan knalpot untuk produk sport entry level, Yamaha YZF-R3 atau dikenal dengan R25 di Indonesia.
Meski Yoshimura terkenal mengusung komponen aftermarket khusus untuk motor Suzuki, namun Yoshimura Amerika justru punya perhatian khusus pada produk entry level seperti R3. Apalagi motor ini memang jadi mainan baru bagi pengguna sepeda motor di sana.
Dilansir Cycleworld, dengan knalpot ini, Yamaha YZF-R3 bermesin 321 cc akan mendapatkan tenaga dan torsi yang lebih besar, khususnya penggunaan di sirkuit. Yoshimura melabeli komponen mereka dengan R77 yang hadir dalam pilihan stainless stell dan serat karbon.
Dalam keterangan resminya, Yoshimura menuliskan knalpot ini merupakan bagian dari performa yang dikembangkan untuk balap. Bahkan disarankan tidak untuk penggunaan di jalan umum. Kemungkinan karena tingkat kebisingan yang dihasilkan tak sesuai dengan regulasi setempat.
Mereka pun tak ketinggalan merilis harga knalpot barunya ini, untuk model stainless steel diangka USD659 atau sekitar Rp8,5 jutaan. Sedang untuk model serat karbon dibanderol dengan angka USD739 atau berkisar Rp9,6 jutaan, dengan kurs rupiah Rp13.000.
Jika nantinya produk knalpot ini masuk ke Indonesia, pastikan produk yang Anda beli adalah asli. Jangan sampai tertipu produk Yoshimura Thailand, meski finishing-nya rapi. Pasalnya Yoshimura tak memiliki fasilitas R&D di Thailand, melainkan hanya ada di Jepang dan Amerika saja.
medcom.id: Salah satu produsen knalpot aftermarket ternama asal Jepang, Yoshimura, menghadirkan knalpot untuk produk sport entry level, Yamaha YZF-R3 atau dikenal dengan R25 di Indonesia.
Meski Yoshimura terkenal mengusung komponen aftermarket khusus untuk motor Suzuki, namun Yoshimura Amerika justru punya perhatian khusus pada produk entry level seperti R3. Apalagi motor ini memang jadi mainan baru bagi pengguna sepeda motor di sana.
Dilansir
Cycleworld, dengan knalpot ini, Yamaha YZF-R3 bermesin 321 cc akan mendapatkan tenaga dan torsi yang lebih besar, khususnya penggunaan di sirkuit. Yoshimura melabeli komponen mereka dengan R77 yang hadir dalam pilihan
stainless stell dan serat karbon.
Dalam keterangan resminya, Yoshimura menuliskan knalpot ini merupakan bagian dari performa yang dikembangkan untuk balap. Bahkan disarankan tidak untuk penggunaan di jalan umum. Kemungkinan karena tingkat kebisingan yang dihasilkan tak sesuai dengan regulasi setempat.
Mereka pun tak ketinggalan merilis harga knalpot barunya ini, untuk model stainless steel diangka USD659 atau sekitar Rp8,5 jutaan. Sedang untuk model serat karbon dibanderol dengan angka USD739 atau berkisar Rp9,6 jutaan, dengan kurs rupiah Rp13.000.
Jika nantinya produk knalpot ini masuk ke Indonesia, pastikan produk yang Anda beli adalah asli. Jangan sampai tertipu produk Yoshimura Thailand, meski
finishing-nya rapi. Pasalnya Yoshimura tak memiliki fasilitas R&D di Thailand, melainkan hanya ada di Jepang dan Amerika saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)