Jakarta: Pengguna skuter matic, mungkin pernah mengalami gangguan dengan bunyi atau suara decitan, yang terkadang memekakkan telinga. Meski kadang-kadang sudah dibawa ke bengkel, namun beberapa hari kemudian suara itu bisa muncul lagi.
Sebelum masuk ke cara mengatasinya, Yosi mekanik sekaligus pemilik bengkel motor Bengbrand di bilangan Bekasi Timur akan membeberkan dulu awal permasalahnnya. Pada motor matic ada komponen yang disebut dengan mangkuk CVT, yang dilapisi lem pada bagian ujung luarnya.
Lapisan lem pada mangkuk CVT ini berfungsi sebagai pelumas untuk mencegah timbulnya bunyi berdecit akibat gesekan.
Usia pakai dan jam terbang yang tinggi membuat lapisan lem lebih cepat menipis bahkan habis. Inilah penyebab utama timbulnya suara decitan.
Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah cukup dengan memberikan atau menambahkan lapisan lem yang sudah aus tersebut, dan sebaiknya dilakukan secara berkala.
"Banyak konsumen kami yang mengeluh tidak nyaman dengan bunyi decitan yang sangat berisik, dan rata-rata dialami oleh motor matic. Untuk mencegah decitan muncul kembali, sebaiknya dilakukan pengecekan di bagian CVT paling lama 3 bulan sekali, terutama motor matik yang memiliki jam terbang tinggi," pungkasnya.
Jakarta: Pengguna skuter matic, mungkin pernah mengalami gangguan dengan bunyi atau suara decitan, yang terkadang memekakkan telinga. Meski kadang-kadang sudah dibawa ke bengkel, namun beberapa hari kemudian suara itu bisa muncul lagi.
Sebelum masuk ke cara mengatasinya, Yosi mekanik sekaligus pemilik bengkel motor Bengbrand di bilangan Bekasi Timur akan membeberkan dulu awal permasalahnnya. Pada motor matic ada komponen yang disebut dengan mangkuk CVT, yang dilapisi lem pada bagian ujung luarnya.
Lapisan lem pada mangkuk CVT ini berfungsi sebagai pelumas untuk mencegah timbulnya bunyi berdecit akibat gesekan.

Usia pakai dan jam terbang yang tinggi membuat lapisan lem lebih cepat menipis bahkan habis. Inilah penyebab utama timbulnya suara decitan.
Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah cukup dengan memberikan atau menambahkan lapisan lem yang sudah aus tersebut, dan sebaiknya dilakukan secara berkala.
"Banyak konsumen kami yang mengeluh tidak nyaman dengan bunyi decitan yang sangat berisik, dan rata-rata dialami oleh motor matic. Untuk mencegah decitan muncul kembali, sebaiknya dilakukan pengecekan di bagian CVT paling lama 3 bulan sekali, terutama motor matik yang memiliki jam terbang tinggi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)