Jakarta: Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan prestasi di level internasional. Pada ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept yang digelar Kamis, 29 Januari 2026, tim perwakilan Indonesia berhasil meraih peringkat kedua terbaik.
Pencapaian tersebut menjadi indikator kompetensi instruktur safety riding Honda dalam mengembangkan metode edukasi yang relevan dan berdampak terhadap pembentukan budaya keselamatan berkendara di masyarakat, khususnya sejak usia dini.
Pada ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept, Indonesia diwakili oleh lima instruktur safety riding yakni M. Zakky Zulfiar, Dwi Oktawijaya, Deni Surahman, Hari Setiawan, dan Yosepth KL Dwiyanto. Mereka ditantang untuk menghadirkan inovasi dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara yang efektif bagi anak-anak yang disampaikan melalui presentasi dan role play dihadapan dewan juri secara daring.
Dalam kompetisi tersebut, para instruktur menghadirkan inovasi edukasi keselamatan berkendara untuk anak usia Golden Age (2–6 tahun) melalui penggunaan miniatur lalu lintas. Media pembelajaran ini dirancang interaktif sehingga anak-anak dapat memahami situasi berkendara secara visual dan aplikatif. Pendekatan tersebut diperkuat dengan metode edukasi dua arah yang dikemas secara menyenangkan.
Baca Juga :
Bengkel Resmi Masih Dipercaya Jutaan Bikers Honda
Tidak hanya itu, tim juga mengembangkan metode pembelajaran untuk memperkenalkan teori berkendara berboncengan yang aman serta meningkatkan kesadaran terhadap blindspot kendaraan.
Tiga inovasi metode ajar ini ditujukan agar anak-anak lebih mudah memahami rambu lalu lintas dan tata cara berlalu lintas yang benar. Harapannya, pemahaman tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter yang patuh aturan, meningkatkan kesadaran keselamatan, serta menekan risiko kecelakaan di masa mendatang.
“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan apresiasi pada ajang ini. Prestasi ini mendorong kami untuk terus konsisten dalam menghadirkan inovasi-inovasi baru untuk mendukung proses edukasi keselamatan berkendara di Indonesia” ujar Zakky.
Ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept diikuti oleh tujuh negara lain, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Taiwan. Para peserta dinilai langsung oleh dewan juri yang berasal dari Honda Motor Co., Ltd, Asian Honda Co., Ltd, serta Suzuka Traffic Education Center Manager. Materi inovasi safety riding AHM dinilai mampu bersaing dan mendapatkan apresiasi sebagai terbaik kedua.
“Capaian penghargaan ini memperkuat semangat kami bersama jaringan sepeda motor Honda di Indonesia untuk terus berkomitmen memberikan edukasi keselamatan berkendara secara berkelanjutan kepada ribuan anak-anak usia dini. Kami mengundang masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya berkendara yang aman dengan memperkaya pengetahuan keselamatan berkendara bersama para instruktur Safety Riding Astra Honda yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Andy.
Jakarta: Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor (
AHM) mencatatkan prestasi di level internasional. Pada ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept yang digelar Kamis, 29 Januari 2026, tim perwakilan Indonesia berhasil meraih peringkat kedua terbaik.
Pencapaian tersebut menjadi indikator kompetensi instruktur
safety riding Honda dalam mengembangkan metode edukasi yang relevan dan berdampak terhadap pembentukan budaya keselamatan berkendara di masyarakat, khususnya sejak usia dini.
Pada ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept, Indonesia diwakili oleh lima instruktur safety riding yakni M. Zakky Zulfiar, Dwi Oktawijaya, Deni Surahman, Hari Setiawan, dan Yosepth KL Dwiyanto. Mereka ditantang untuk menghadirkan inovasi dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara yang efektif bagi anak-anak yang disampaikan melalui presentasi dan role play dihadapan dewan juri secara daring.
Dalam kompetisi tersebut, para instruktur menghadirkan inovasi edukasi keselamatan berkendara untuk anak usia Golden Age (2–6 tahun) melalui penggunaan miniatur lalu lintas. Media pembelajaran ini dirancang interaktif sehingga anak-anak dapat memahami situasi berkendara secara visual dan aplikatif. Pendekatan tersebut diperkuat dengan metode edukasi dua arah yang dikemas secara menyenangkan.
Tidak hanya itu, tim juga mengembangkan metode pembelajaran untuk memperkenalkan teori berkendara berboncengan yang aman serta meningkatkan kesadaran terhadap blindspot kendaraan.
Tiga inovasi metode ajar ini ditujukan agar anak-anak lebih mudah memahami rambu lalu lintas dan tata cara berlalu lintas yang benar. Harapannya, pemahaman tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter yang patuh aturan, meningkatkan kesadaran keselamatan, serta menekan risiko kecelakaan di masa mendatang.
“Terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan apresiasi pada ajang ini. Prestasi ini mendorong kami untuk terus konsisten dalam menghadirkan inovasi-inovasi baru untuk mendukung proses edukasi keselamatan berkendara di Indonesia” ujar Zakky.
Ajang Asia-Oceania Safety Innovative Concept diikuti oleh tujuh negara lain, yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, India, dan Taiwan. Para peserta dinilai langsung oleh dewan juri yang berasal dari Honda Motor Co., Ltd, Asian Honda Co., Ltd, serta Suzuka Traffic Education Center Manager. Materi inovasi safety riding AHM dinilai mampu bersaing dan mendapatkan apresiasi sebagai terbaik kedua.
“Capaian penghargaan ini memperkuat semangat kami bersama jaringan sepeda motor Honda di Indonesia untuk terus berkomitmen memberikan edukasi keselamatan berkendara secara berkelanjutan kepada ribuan anak-anak usia dini. Kami mengundang masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya berkendara yang aman dengan memperkaya pengetahuan keselamatan berkendara bersama para instruktur Safety Riding Astra Honda yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Andy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)