Jakarta: Sepeda motor beberapa kali mengalami 'batuk' atau nembak (seperti suara tembakan). Biasanya, hal itu terjadi karena kesalahan dalam pemasangan atau setting karburator yang kurang pas.
Menurut Yosie, yang buka bengkel motor Bengbrand bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat, suara tembakan biasanya terjadi di sepeda motor yang masih menggunakan karburator. Suara seperti tembakan timbul akibat campuran bahan bakar dan oksigen tidak seimbang.
Kemungkinan lain, kedua pengapian dari busi sudah tak optimal lagi. Sehingga campuran bahan bakar dan udara yang sudah siap dibakar malah tak mendapat percikan dari api. Kondisi ini juga bisa membuat knalpot motor jadi nembak. Jadi patut memperhatikan kondisi pemantik api buat mesin tersebut.
Permasalahan itu bikin busi cepat mati karena bahan bakar masuk secara berlebih ke ruang bakar. Akibatnya bahan bakar jadi lebih boros. Untuk mengatasi masalah tersebut, Yosie menyarankan mengatur ulang karburator motor. Dengan begitu, bahan bakar bisa lebih hemat dan usia pakai busi jadi lebih awet.
Kalau dalam istilah setup mesin, ini bisa diistilahkan dengan setup basah. Lantaran debit bahan bakar berlebihan. Tentu ini penting bagi mereka yang masih doyan menggunakan kendaraan terutama motor klasik yang banyak menggunakan sistem pengkabutan bahan bakar.
Tapi bukan berarti di motor tipe terbaru sistem ini tak digunakan lagi. Mengingat beberapa tipe motor terbaru termasuk Kawasaki W175 masih dibuat menggunakan sistem pengkabutan bahan bakar karburator.
Jakarta: Sepeda motor beberapa kali mengalami 'batuk' atau nembak (seperti suara tembakan). Biasanya, hal itu terjadi karena kesalahan dalam pemasangan atau setting karburator yang kurang pas.
Menurut Yosie, yang buka bengkel motor Bengbrand bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat, suara tembakan biasanya terjadi di sepeda motor yang masih menggunakan karburator. Suara seperti tembakan timbul akibat campuran bahan bakar dan oksigen tidak seimbang.
Kemungkinan lain, kedua pengapian dari busi sudah tak optimal lagi. Sehingga campuran bahan bakar dan udara yang sudah siap dibakar malah tak mendapat percikan dari api. Kondisi ini juga bisa membuat knalpot motor jadi nembak. Jadi patut memperhatikan kondisi pemantik api buat mesin tersebut.
Permasalahan itu bikin busi cepat mati karena bahan bakar masuk secara berlebih ke ruang bakar. Akibatnya bahan bakar jadi lebih boros. Untuk mengatasi masalah tersebut, Yosie menyarankan mengatur ulang karburator motor. Dengan begitu, bahan bakar bisa lebih hemat dan usia pakai busi jadi lebih awet.
Kalau dalam istilah setup mesin, ini bisa diistilahkan dengan setup basah. Lantaran debit bahan bakar berlebihan. Tentu ini penting bagi mereka yang masih doyan menggunakan kendaraan terutama motor klasik yang banyak menggunakan sistem pengkabutan bahan bakar.
Tapi bukan berarti di motor tipe terbaru sistem ini tak digunakan lagi. Mengingat beberapa tipe motor terbaru termasuk Kawasaki W175 masih dibuat menggunakan sistem pengkabutan bahan bakar karburator.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)