medcom.id, Jakarta: Oli bekas di bengkel-bengkel otomotif, memang punya dampak yang buruk jika tidak dikelola dengan benar. Namun Wahana sebagai main dealer Honda Jakarta-Tangerang mampu memanfaatkannya dengan baik.
Mereka mengubah limbah oli tersebut menjadi duit dan memanfaatkan uang tersebut untuk kegiatan sosial. Biasanya kegiatan sosial yang mereka dukung digelar oleh Yayasan Wahana Artha (YWA).
16 jaringan bengkel AHASS yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta-Tangerang setiap bulan menghasilkan limbah oli 7.000 hingga 10.000 botol. Guna mengontrol limbah hal ini, Wahana menjual oli pada pengepul dan hasilnya diiperuntukkan kegiatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Menghindari pencemaran lingkungan sekitar bengkel, kami mengumpulkannya lalu menjual kepada pengepul. Dengan cara ini, banyak kegiatan sosial positif yang dapat kami lakukan untuk masyarakat yang membutuhkan, “ papar Group Head of External Affairs Wahana, Harmina Montang.
Ia menambahkan, program yang berjalan sejak 2010 silam ini, hingga kini mampu membantu kegiatan sosial yang lainnya. Tentunya ini jadi cukup inspiratif, selama oli bekas yang dijual kepada pengepul, juga tidak dimanfaatkan sembarangan. Mengingat limbah oli bekas mengandung banyak residu dari mesin.
medcom.id, Jakarta: Oli bekas di bengkel-bengkel otomotif, memang punya dampak yang buruk jika tidak dikelola dengan benar. Namun Wahana sebagai main dealer Honda Jakarta-Tangerang mampu memanfaatkannya dengan baik.
Mereka mengubah limbah oli tersebut menjadi duit dan memanfaatkan uang tersebut untuk kegiatan sosial. Biasanya kegiatan sosial yang mereka dukung digelar oleh Yayasan Wahana Artha (YWA).
16 jaringan bengkel AHASS yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta-Tangerang setiap bulan menghasilkan limbah oli 7.000 hingga 10.000 botol. Guna mengontrol limbah hal ini, Wahana menjual oli pada pengepul dan hasilnya diiperuntukkan kegiatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Menghindari pencemaran lingkungan sekitar bengkel, kami mengumpulkannya lalu menjual kepada pengepul. Dengan cara ini, banyak kegiatan sosial positif yang dapat kami lakukan untuk masyarakat yang membutuhkan, “ papar Group Head of External Affairs Wahana, Harmina Montang.
Ia menambahkan, program yang berjalan sejak 2010 silam ini, hingga kini mampu membantu kegiatan sosial yang lainnya. Tentunya ini jadi cukup inspiratif, selama oli bekas yang dijual kepada pengepul, juga tidak dimanfaatkan sembarangan. Mengingat limbah oli bekas mengandung banyak residu dari mesin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(GUS)