Jakarta: Kejadian retak dan patahnya rangka CB150R Streetfire serta sokbreker All New PCX 150 yang dianggap cacat bawaan jadi perhatian para pengguna kedua motor tersebut. Mereka mengeluhkan hal itu lewat forum media sosial.
Produsen sepeda motor Honda Indonesia yang dipegang PT Astra Honda Motor (AHM) pun merespon hal tersebut. Untuk rangka yang bermasalah, konsumen bisa langsung membawa unitnya menuju bengkel resmi Honda.
"Nanti akan ditangani dan diperiksa oleh mekanik, jujur saja kita belum pernah membahas ini diinternal karena baru dengar ini," kata Ahmad Muhibbudin, Deputy Head of Corporate Communication AHM di JIExpo, Kemayoran hari ini, 16 April 2018.
Mengenai masalah rangka ini, Muhib belum bisa memastikan apa memang harus sampai recall. "Karena recall atau tidak, tidak bisa dilakukan begitu saja karena perlu banyak pertimbangan," lanjutnya.
Kemudian soal sokbreker PCX 150 terbaru, menurutnya itu hanya soal visual (tampilan) saja. Pria berkacamata ini menjelaskan kalau semua unit yang dikirimkan sudah lolos uji kualitas, termasuk bagian sokbreker.
"Pada prinsipnya, tidak ada masalah dengan sokbreker PCX, diskusi yang muncul di medsos itu lebih terkait dengan tampilan karena posisi outer spring yang nampak tidak simetris dengan cylinder," katanya.
Menurutnya jika ada posisi yang tak simetris, konsumen bisa memutar per sokbreker sampai simetris. "Intinya selama tidak bocor dan mengganggu fungsi, maka itu tidak masalah," pungkasnya.
Jakarta: Kejadian retak dan patahnya rangka CB150R Streetfire serta sokbreker All New PCX 150 yang dianggap cacat bawaan jadi perhatian para pengguna kedua motor tersebut. Mereka mengeluhkan hal itu lewat forum media sosial.
Produsen sepeda motor Honda Indonesia yang dipegang PT Astra Honda Motor (AHM) pun merespon hal tersebut. Untuk rangka yang bermasalah, konsumen bisa langsung membawa unitnya menuju bengkel resmi Honda.

"Nanti akan ditangani dan diperiksa oleh mekanik, jujur saja kita belum pernah membahas ini diinternal karena baru dengar ini," kata Ahmad Muhibbudin, Deputy Head of Corporate Communication AHM di JIExpo, Kemayoran hari ini, 16 April 2018.
Mengenai masalah rangka ini, Muhib belum bisa memastikan apa memang harus sampai
recall. "Karena
recall atau tidak, tidak bisa dilakukan begitu saja karena perlu banyak pertimbangan," lanjutnya.

Kemudian soal sokbreker PCX 150 terbaru, menurutnya itu hanya soal visual (tampilan) saja. Pria berkacamata ini menjelaskan kalau semua unit yang dikirimkan sudah lolos uji kualitas, termasuk bagian sokbreker.
"Pada prinsipnya, tidak ada masalah dengan sokbreker PCX, diskusi yang muncul di medsos itu lebih terkait dengan tampilan karena posisi outer spring yang nampak tidak simetris dengan cylinder," katanya.
Menurutnya jika ada posisi yang tak simetris, konsumen bisa memutar per sokbreker sampai simetris. "Intinya selama tidak bocor dan mengganggu fungsi, maka itu tidak masalah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)