Anak Elang tak yakin Harley-Davidson 338 diminati ornag Indonesia. PressRoom
Anak Elang tak yakin Harley-Davidson 338 diminati ornag Indonesia. PressRoom

Anak Elang Pesimis, Harley-Davidson 338 cc Diminati Bikers

Otomotif harley-davidson
Ekawan Raharja • 15 Agustus 2019 17:44
Jakarta: Harley-Davidson berencana untuk memproduksi sepeda motor berukuran kecil 338 cc. Sayangnya sepeda motor ini kurang mendapatkan apresiasi dari konsumen Harley-Davidson.
 
Advisor Harley Owners Group (HOG) Anak Elang Jakarta Chapter, Sahat Manalu, berpendapat para pemilik Harley-Davidson membeli sepeda motor tersebut karena mesinnya yang besar. Bahkan ketika Elang Amerika Serikat tersebut menghadirkan Street 500 cc dan 750 cc kurang mendapatkan sambutan dari konsumennya.
 
"500 cc keluar duluan populasinya tidak banyak dan tidak diminati. 800 yang Sportster baru diminati, kalau di bawah itu kurang," sambung Sahat Manalu Rabu Malam (14/8/2019) di dealer BMW Cilandak Jakarta Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, para pembeli Harley-Davidson tertarik karena suara yang dihasilkan memang berbeda dan menarik. Mesin ini dihasilkan dari mesin berukuran besar dengan konfigurasi V yang menjadi ciri khas sepeda motor asal Amerika Serikat tersebut.
 
Omongan Sahat Manalu memang cukup bisa dipercaya mengingat dia sudah lama menjadi bikers Harley-Davidson dan pernah menjabat sebagai Director H.O.G Jakarta Chapter. Selain itu Sahat Manalu juga menjadi Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, salah satu dealer resmi Harley-Davidson di Indonesia dan bermarkas di Kelapa Gading Jakarta.
 
Diketahui merek asal Amerika Serikat tersebut akan melakukan kerja sama dengan Qianjiang Motorcycle yang merupakan anak perusahaan dari Geely manufacturing group. Nantinya hasil kolaborasi keduanya akan menghasilkan sebuah sepeda motor dengan kubikasi mesin 383 cc pada 2020.
 
Kehadiran sepeda motor berkubikasi kecil ini akan menjadi produk terkecil dari Harley-Davidson, bahkan lebih kecil dari Harley-Davidson Street Rod 500. Sehingga kemungkinan harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau dari lini sepeda motor yang dimiliki Harley-Davidson sekarang ini.
 
Tujuan utama dari kerja sama yang dilakukan Harley-Davidson dengan Qianjiang adalah untuk memotong biaya produksi dan memperoleh setengah penjualan di luar Amerika Serikat pada 2027, Dikutip dari Reuters. Hal ini harus dilakukan oleh Harley-Davidson mengingat penjualan mereka terus turun dari waktu ke waktu, dan mereka ingin membidik meningkatkan penjualan sepeda motor di pasar Tiongkok.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif