Industri Otomotif,

Benelli Indonesia Cari Lahan untuk Pabrik Baru

Ekawan Raharja 22 Oktober 2018 11:43 WIB
industri otomotifbenelli
Benelli Indonesia Cari Lahan untuk Pabrik Baru
Pabrik Benelli di Indonesia diproyeksikan menjadi basis produksi Asia Tenggara. Benelli
Nusa Dua: Benelli Indonesia begitu sumringah. Mengingat Benelli pusat berencana menanamkan investasi berupa pabrik produksi di Indonesia.

Direktur Benelli Motor Indonesia, Steven Kentjana Putra, mengakui rencana Benelli pusat untuk membangun pabrik di Indonesia. Bahkan saat ini dia masih mencari lokasi yang tepat untuk pabriknya itu.

"Iya sedang melihat-liat. Ada di Kawasan pabrik di Cikande Serang, atau juga di Kawasan Industri Karawang," buka Steven Minggu (21/10/2018) di Nusa Dua Bali.

Dia menjelaskan pabriknya nanti bukan hanya sekadar perakitan saja. Nantinya pabrik tersebut akan menjadi basis produksi untuk Benelli di Asia Tenggara.


"Ada proses pencetakan, pengelasan, pengecatan, dan berbagai fasilitas lainnya. Ini akan menjadi basis produksi Benelli untuk Asia Tenggara," lanjutnya.

Dia akui bahwa saat ini pabrik Benelli yang ada di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, merupakan lahan sewa. Di sini, merek sepeda motor Italia yang sudah diakusisi oleh Zhenjiang Qjiang Motorcycle Co., Ltd. merakit semua produk mereka untuk pasar Indonesia.

Pria yang ramah kepada awak media ini memperkirakan rencana pabrik ini akan dilakukan di setelah 2019. Mengingat mereka juga ingin melihat iklim politik setelah pemilu 2019.

"Saat ini kita sedang menunggu dulu. Saat ini sedang sensitif, dan kita akan melihat bagaimana pemerintahan selanjutnya."

Menyoal nilai investasi yang akan digelontorkan Zhenjiang Qjiang Motorcycle Co., Ltd., Steven juga belum tahu. Hanya saja di tahap awal sudah tersedia USD50 juta.

“Awal untuk tempat lahan manufaktur adalah 50 juta dollar. Ini masih ditahan hingga melihat situasi kondusif, kemungkinan setelah pilpres baru diturunkan,” jelas Steven.

"Saya percaya ini akan berjalan dengan baik. Presiden kita (Joko Widodo) itu doyan sepeda motor dan hubungan dengan Tiongkok juga baik," tutup Steven.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id