Tak semua pembalap rasakan manfaat winglet. Crash
Tak semua pembalap rasakan manfaat winglet. Crash

Balap Motor

Kontroversi Winglet MotoGP, Yamaha: Tergantung Karakter Pembalap

Ainto Harry Budiawan • 28 Maret 2016 12:25
medcom.id, Bogor: Penggunaan winglet (sayap kecil di fairing motor MotoGP) sedang jadi kontroversi. Ada pembalap yang memerlukannya sebab sangat membantu aerodinamika motor, tapi ada juga yang mengganggap winglet kurang sesuai gaya membalapnya.
 
Kasus demikian terjadi di tim Yamaha, usai menjalani serangkaian tes duo pembalapnya punya pilihan berbeda. Jorge Lorenzo memutuskan memanfaatkan winglet. Valentino Rossi memilih tidak menggunakannya dengan alasan tidak merasakan perbedaan siginifikan.
 
Mengapa bisa begitu?

"Mereka yang merasakan (manfaat winglet), adalah pembalap dengan gaya balap smooth seperti Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Sementara pembalap dengan gaya balap agresif akan kurang bisa merasakannya," ujar GM Aftersales & Motorsport Division Yamaha Indonesia, Muhamad Abidin.
 
Abidin yang ditemui di Sirkuit International Sentul, Bogor, kemudian membandingkannya dengan winglet di Formula 1 yang ukurannya lebih besar. Efek turbulensi pun jelas lebih besar, tetapi dapat diminimalkan dengan desain masing-masing mobil.
 
Adalah tim Ducati mempeloporsi pemakaian winglet di Desmosedici yang punya tenaga luar biasa. Di trek lurus ini menjadi bumerang sebab ban depan cenderung terangkat. Winglet terbuktu mampu jadi penjinak roda depan yang selalu wheelie.
 
Tahun ini yang menggunakan winglet semakin banyak. Selain duo Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, ada Jorge Lorenzo dari Yamaha. Bahkan tim Repsol Honda sempat menggunakannya meski bentuknya tak terlalu besar.
 
Fungsi winglet itu untuk membantu downforce (gaya tekan ke bawah) saat akselerasi agar ban depan tak terangkat (wheelie). Jika ban depan terangkat saat akselerasi maka tenaga mesin tidak tersalurkan dengan baik karena hanya ban belakang yang menapak di aspal.
 
Pada saat bersamaan ada yang mempersoalkan efek penggunaan winglet bagi keselamatan.  Turbulensi angin yang dihasilkan sayap kecil tersebut dianggap berpotensi mengancam pembalap di samping dan belakang motor yang dilengkapi winglet. Selain itu bisa nyangkut di kaki pembalap saat dalam duel berdampingan.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan