Jakarta: Awet tidaknya kendaraan bergantung pada sang pemiliknya. Jika mobil atau motor dirawat dengan sangat baik, maka kondisi mesin akan terus prima dan terjaga performanya.
Namun sebaliknya, jika pemilik cuek dalam soal perawatan maka usia mesin dan masa pakai kendaraan bisa lebih singkat. Masalah akan muncul, dan kantong siap-siap terkuras.
Berikut adalah lima hal yang mempengaruhi usia mesin kendaraan, seperti dituliskan Topgear.
1. Gaya Mengemudi
Usia mesin berpengaruh dari gaya berkendara, jika kerap menggeber mesin hingga redline, maka komponen internal mesin bekerja sangat keras. Belum lagi konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.
2. Mengabaikan Jadwal Perawatan
Tiap pabrikan punya rekomendasi jadwal perawatan, umumnya enam bulan sekali. Jangan pula abaikan jika lampu check engine sampai menyala.
3. Filter Udara Kotor
Seperti manusia, mesin kendaraan juga butuh udara bersih untuk pembakaran. Jika filter udara kotor, maka suplai udara untuk campuran bahan bakar akan terganggu, performa mesin pun akan drop.
4. Melibas Genangan Air
Jika hujan deras dan jalanan tergenang air, jangan paksakan melintas. Efek paling parah adalah water hammer, jika air sampai masuk kedalam mesin. Komponen penting mesin akan hancur berantakan karenanya.
5. Perhatikan Oli Yang Dipakai
Punya tugas melumasi dan membersihkan komponen internal mesin, oli jelas punya peran sangat vital. Gunakan oli mesin sesuai rekomendasi pabrikan dan gunakan oli mesin terpercaya.
Jakarta: Awet tidaknya kendaraan bergantung pada sang pemiliknya. Jika mobil atau motor dirawat dengan sangat baik, maka kondisi mesin akan terus prima dan terjaga performanya.
Namun sebaliknya, jika pemilik cuek dalam soal perawatan maka usia mesin dan masa pakai kendaraan bisa lebih singkat. Masalah akan muncul, dan kantong siap-siap terkuras.
Berikut adalah lima hal yang mempengaruhi usia mesin kendaraan, seperti dituliskan Topgear.
1. Gaya Mengemudi
Usia mesin berpengaruh dari gaya berkendara, jika kerap menggeber mesin hingga redline, maka komponen internal mesin bekerja sangat keras. Belum lagi konsumsi bahan bakar jadi lebih boros.
2. Mengabaikan Jadwal Perawatan
Tiap pabrikan punya rekomendasi jadwal perawatan, umumnya enam bulan sekali. Jangan pula abaikan jika lampu check engine sampai menyala.
3. Filter Udara Kotor
Seperti manusia, mesin kendaraan juga butuh udara bersih untuk pembakaran. Jika filter udara kotor, maka suplai udara untuk campuran bahan bakar akan terganggu, performa mesin pun akan drop.
4. Melibas Genangan Air
Jika hujan deras dan jalanan tergenang air, jangan paksakan melintas. Efek paling parah adalah water hammer, jika air sampai masuk kedalam mesin. Komponen penting mesin akan hancur berantakan karenanya.
5. Perhatikan Oli Yang Dipakai
Punya tugas melumasi dan membersihkan komponen internal mesin, oli jelas punya peran sangat vital. Gunakan oli mesin sesuai rekomendasi pabrikan dan gunakan oli mesin terpercaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)