medcom.id, Jakarta: PT Astra Honda Motor (AHM) resmi merilis All New Scoopy. Mesin yang diusung memang tak banyak berubah, tetap 110 cc eSP yang sudah dikenal irit dan cocok untuk penggunaan dalam kota.
Dimensinya pun imut, sesuai dengan postur anak muda. Lengkapnya memiliki panjang 1.840 mm, lebar 686 mm dan tinggi 1.061 mm. Tinggi jok yang hanya 744mm justru membuat rider berpostur 172 cm merasa skutik ini terlalu kecil.
Namun jika bicara soal desain, skutik berbanderol Rp17,8 juta ini semakin anak muda. Desain stylish menyasar mereka yang ingin skutik untuk gaya hidup, namun juga mumpuni untuk penggunaan sehari-hari mereka.
"Ada tiga kunci dari pengembangan motor ini, desain unik dan gaya fashionable, fitur lebih banyak dan performa terbaik. Desain lebih modern tanpa meninggalkan garis desain Scoopy terdahulu," terang Honda R&D South East Asia, Izumi Kanazawa, di Gandaria City, Jakarta.
Desain lampu utama masih membulat, tapi kini lebih canggih karena sudah berteknologi kekinian dengan LED dan projector untuk lampu low beam. Ada pula semacam lampu berbentuk cincin yang melingkari lampu utama.
Jika posisi lampu sein versi sebelumnya berada diujung atas bodi depan, kini menempel dengan lampu utama. Sayangnya bentuk lampu belakang pun dibuat demikian, yang menjadi sedikit kurang pas dilihat.
Untuk semakin menguatkan kesan fashion AT, peleknya kini pakai 12 inci. Tak perlu khawatir ground clearance lebih pendek, justru naik tiga persen menjadi 143 mm, ini karena penggunaan ban berukuran 100/90-12 dan 110/90-12.
Soal fitur benar apa kata Izumi-san, kini panel instrumen paduan analog untuk spidometer dan digital untuk fuel meter, odometer. Kemudian power socket di konsol sebelah kiri yang dilengkapi penutup, tapi harus membeli colokan model lighter, seperti halnya untuk mengisi baterai handphone di mobil. Kemudian remote dengan alarm.
Konsol sebelah kanan diperbaiki dengan penambahan kapasitas ruang, sehingga mampu menampung botol minuman ukuran sedang. Fitur lainnya khas skutik Honda, seperti ACG starter, combi brake system, side stand switch, idling stop system dan eco indicator.
Sayangnya mesin tak ada perubahan, AHM tetap percaya diri dengan mesin 110 cc, SOHC, 4-tak pendingin udara yang mampu hasilkan tenaga 9 daya kuda @7.500 rpm dan torsi 9,4 Nm @6.000 rpm. Lebih dari cukup untuk riding dalam kota.
Soal harga on the road Jakarta, kini diangka Rp17,8 juta. Naik Rp575 ribu saja dari harga Scoopy sebelumnya. Dengan perubahan dan penambahan fitur, kenaikan harga yang ditawarkan masih terbilang wajar.
Spesifikasi
Mesin : 110cc, SOHC, 4-tak, pendingin udara
Bore x stroke : 50 x 55,1 mm
Rasio kompresi: 9,5:1
Tenaga max : 9 dk @7.500 rpm
Torsi max : 94 Nm @6.000 rpm
Sistem starter : kick 7 elektrik
Kapasitas oli : 0,7 liter
Frame type : Underbone
Ban depan: 100/90-12
Ban belakang : 120/90-12
Ignition type: Full transisterized
Battery : 12v-5Ah, MF type
Tangki: 4 liter
Berat : 99 kg
sumbu roda : 1.257mm
medcom.id, Jakarta: PT Astra Honda Motor (AHM) resmi merilis All New Scoopy. Mesin yang diusung memang tak banyak berubah, tetap 110 cc eSP yang sudah dikenal irit dan cocok untuk penggunaan dalam kota.
Dimensinya pun imut, sesuai dengan postur anak muda. Lengkapnya memiliki panjang 1.840 mm, lebar 686 mm dan tinggi 1.061 mm. Tinggi jok yang hanya 744mm justru membuat rider berpostur 172 cm merasa skutik ini terlalu kecil.
Namun jika bicara soal desain, skutik berbanderol Rp17,8 juta ini semakin anak muda. Desain
stylish menyasar mereka yang ingin skutik untuk gaya hidup, namun juga mumpuni untuk penggunaan sehari-hari mereka.

"Ada tiga kunci dari pengembangan motor ini, desain unik dan gaya
fashionable, fitur lebih banyak dan performa terbaik. Desain lebih modern tanpa meninggalkan garis desain Scoopy terdahulu," terang Honda R&D South East Asia, Izumi Kanazawa, di Gandaria City, Jakarta.

Desain lampu utama masih membulat, tapi kini lebih canggih karena sudah berteknologi kekinian dengan LED dan projector untuk lampu low beam. Ada pula semacam lampu berbentuk cincin yang melingkari lampu utama.
Jika posisi lampu sein versi sebelumnya berada diujung atas bodi depan, kini menempel dengan lampu utama. Sayangnya bentuk lampu belakang pun dibuat demikian, yang menjadi sedikit kurang pas dilihat.

Untuk semakin menguatkan kesan fashion AT, peleknya kini pakai 12 inci. Tak perlu khawatir
ground clearance lebih pendek, justru naik tiga persen menjadi 143 mm, ini karena penggunaan ban berukuran 100/90-12 dan 110/90-12.
Soal fitur benar apa kata Izumi-san, kini panel instrumen paduan analog untuk spidometer dan digital untuk fuel meter, odometer. Kemudian
power socket di konsol sebelah kiri yang dilengkapi penutup, tapi harus membeli colokan model
lighter, seperti halnya untuk mengisi
baterai handphone di mobil. Kemudian remote dengan alarm.

Konsol sebelah kanan diperbaiki dengan penambahan kapasitas ruang, sehingga mampu menampung botol minuman ukuran sedang. Fitur lainnya khas skutik Honda, seperti
ACG starter, combi brake system, side stand switch, idling stop system dan
eco indicator.
Sayangnya mesin tak ada perubahan, AHM tetap percaya diri dengan mesin 110 cc, SOHC, 4-tak pendingin udara yang mampu hasilkan tenaga 9 daya kuda @7.500 rpm dan torsi 9,4 Nm @6.000 rpm. Lebih dari cukup untuk riding dalam kota.
Soal harga
on the road Jakarta, kini diangka Rp17,8 juta. Naik Rp575 ribu saja dari harga Scoopy sebelumnya. Dengan perubahan dan penambahan fitur, kenaikan harga yang ditawarkan masih terbilang wajar.
Spesifikasi
Mesin : 110cc, SOHC, 4-tak, pendingin udara
Bore x stroke : 50 x 55,1 mm
Rasio kompresi: 9,5:1
Tenaga max : 9 dk @7.500 rpm
Torsi max : 94 Nm @6.000 rpm
Sistem starter : kick 7 elektrik
Kapasitas oli : 0,7 liter
Frame type : Underbone
Ban depan: 100/90-12
Ban belakang : 120/90-12
Ignition type: Full transisterized
Battery : 12v-5Ah, MF type
Tangki: 4 liter
Berat : 99 kg
sumbu roda : 1.257mm
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)