Sirkuit Asing, Tantangan Besar Galang dan Imanuel
Galang Hendra dan Imanuel Pratna menganggap sirkuit asing bakal jadi tantangan besar. Yamaha
Jakarta: Galang Hendra Pratama dan Imanuel Putra Pratna adalah dua pembalap nasional yang bakal menjajal kemampuan di ajang balap dunia World Supersport 300 tahun ini. Galang sudah menunjukkan kepiawaiannya menantang para pembalap Eropa di Jerez, Spanyol 2017 lalu, namun Ia tetap tak ingin tinggi hati.

Dalam keterangan resmi yang dirilis Yamaha, Ia menceritakan tentang tantangan berat yang akan Ia lalui musim ini adalah kebanyakan sirkuit yang akan Ia jajal masih asing baginya. Segala literatur tentang sirkuit yang akan Ia jajal musim ini pun sangat intens Ia pelajari.

"Memang rata-rata sirkuit yang saya pelajari masih dari konsol game. Memang ini akan jadi tantangan besar karena secara langsung saya belum pernah melakukannya. Tapi jika melihat karakter sirkuit yang ada dalam jadwal balap, rasanya akan sangat bervariasi cara adaptasinya," ujar Galang.

Pembalap yang tahun lalu masih memperkuat tim Yamaha Indonesia Factory di FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) ini, melakukan ragam cara untuk mengenal karakter sirkuit. Salah satunya dengan memperbanya latihan mengenall racing line di konsol game.


Tak berbeda jauh dengan Imanuel Putra Pratna yang juga akan berlaga di ajang yang sama, meski berbeda tim. Bungsu dari dua bersaudara ini menganggap bahwa tiap sirkuit pasti ada kemiripan dengan sirkuit lainnya. Optimisme yang selalu Ia pegang untuk bertarung meraih hasil terbaik selain juga melakukan apa yang diterapkan oleh Galang.

"Jelas ini tidak akan mudah, karena sirkuit di Eropa itu banyak yang teknikal. Tapi saya yakin bisa bersaing dengan pembalap yang lebih dulu bertarung full musim di ajang ini. Toh kalau kita bandingkan dengan karakter para pembalap yang ada di kejuaraan Asia, rasanya pertarungan di Eropa akan lebih smooth," imbuh Imanuel.

Ada satu lagi pembalap Indonesia yang akan bertarung di musim kompetisi WorldSSP300 2018 ini, yaitu Ali Adrian Rusmiputro. Namun Ia sudah menjajal full musim di ajang ini tahun lalu.

Terlepas dari semua perbedaan tersebut, ketiga pembalap nasional ini akan mengharumkan nama bangsa di kejuaraan dunia. Tinggal menunggu gebrakan saja, siapa yang mampu memberikan hasil konsisten dan bagus setiap serinya.



(UDA)