Jakarta: Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sempat membuat pemerintah melakukan pembatasan barang-barang impor, termasuk mobil-mobil mewah dan juga sepeda motor besar. Peraturan tersebut tentu harus diantisipasi dengan tepat, termasuk Triumph yang juga berjualan sepeda motor besar di Indonesia.
Direktur PT Garda Andalan Selaras (GAS) Triumph Motorcycle, Yudi Yulianto, mengakui kalau peraturan pemerintah ini berpengaruh terhadap bisnis usaha mereka. Hanya saja mereka mengakui sudah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi hal tersebut, khususnya mengenai pembatasan kuota impor yang berlaku.
"Pastinya berpengaruh kenaikan dolar dan pembatasan impor). Tetapi kami sudah siap dengan strategi, salah satu dengan memiliki model yang kita punyai dan memaksimalkan kepada konsumen," ungkap Yudi Yulianto pada Minggu (25/2/2019) di dealer Triumph yang berlokasi di Kemang Jakarta.
Yudi mengakui melihat merek sepeda motor besar asal Inggris ini memilii basis penggemar di Indonesia yang cukup besar. Dia juga menyebutkan model-model klasik yang diperkenalkan oleh Triumph saat ini menjadi salah satu daya tarik kaum borjuis di tanah air.
"Di Indonesia sudah terbentuk pasarnya. Ada komunitas yang juga membantu penyebaran model-model Triumph. Kita juga menyediakan layanan purna jual yang lengkap untuk konsumen kami," sambutnya.
Para konsumen yang membeli Triumph akan mendapatkan garansi selama dua tahun, satu kali gratis, dan gratis biaya touring sekali. "Kita setiap bulan ada dua kali touring, dan untuk pembelian kita kasih gratis touring," jelas President Director PT GAS Triumph Motorcycle, R Hari Triadji, di kesempatan yang sama.
Selain itu mereka juga melakukan pengaturan ulang terhadap target penjualanya, disesuaikan dengan kondisi. Langkah ini, diucapkan oleh Yudi, dilakukan agar kegiatan mereka bisa terus berjalan dengan menyesuaikan peraturan dari pemerintah.
Sebagai contoh saja, Triumph baru saja meluncurkan New Scrambler 1200 XE dengan skema kendaraan utuh (completely build up/CBU) dari pabrik di Thailand. Saat ini hampir setiap bulannya mereka akan memasukan sepeda motor bergaya scrambler ini 4-6 unit, disesuaikan dengan permintaan konsumen.
"Kalau pengiriman pertama ada empat unit, sudah dimiliki semuanya. Bulan depan juga akan masuk beberapa unit dan sudah ada yang punya lagi. Setiap bulan akan ada 4-6 unit per bulannya."
Tentu saja cara ini tidak akan jauh berbeda dengan para agen pemegang merek (APM) motor-motor besar di Indonesia. Selain Triumph, jangan lupakan juga ada Ducati, BMW Motorrad, dan beberapa pemain sepeda motor lainnya.
Khususnya untuk BMW Motorrad, mereka juga memiliki produk yang tergolong berhadapan langsung dengan New Scrambler 1200 XE yakni BMW R NineT Scrambler. Sepeda motor ini memiliki harga di kisaran Rp630 juta (off the road) jelas di atas harga New Scrambler 1200 XE. Sedangkan Ducati melalui Scrambler yang terdapat beberapa pilihan jenis mesin, juga punya peran bagi mereka yang ingin motor klasik asal tanah Eropa.
Apalagi Ducati memberikan penawaran harga yang cukup masuk akal bagi para pecinta moge di Indonesia. Yaitu mulai dari Rp199 juta hingga Rp399 jutaan. Tentu jika dibandingkan dengan scrambler milik BMW Motorrad dan Triumph, harganya jelas sangat jauh. Tapi jika menginginkan nama legenda sebuah Triumph, maka apa yang Anda keluarkan tentu ada rupa.
Jakarta: Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sempat membuat pemerintah melakukan pembatasan barang-barang impor, termasuk mobil-mobil mewah dan juga sepeda motor besar. Peraturan tersebut tentu harus diantisipasi dengan tepat, termasuk Triumph yang juga berjualan sepeda motor besar di Indonesia.
Direktur PT Garda Andalan Selaras (GAS) Triumph Motorcycle, Yudi Yulianto, mengakui kalau peraturan pemerintah ini berpengaruh terhadap bisnis usaha mereka. Hanya saja mereka mengakui sudah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi hal tersebut, khususnya mengenai pembatasan kuota impor yang berlaku.
"Pastinya berpengaruh kenaikan dolar dan pembatasan impor). Tetapi kami sudah siap dengan strategi, salah satu dengan memiliki model yang kita punyai dan memaksimalkan kepada konsumen," ungkap Yudi Yulianto pada Minggu (25/2/2019) di dealer Triumph yang berlokasi di Kemang Jakarta.
Yudi mengakui melihat merek sepeda motor besar asal Inggris ini memilii basis penggemar di Indonesia yang cukup besar. Dia juga menyebutkan model-model klasik yang diperkenalkan oleh Triumph saat ini menjadi salah satu daya tarik kaum borjuis di tanah air.
"Di Indonesia sudah terbentuk pasarnya. Ada komunitas yang juga membantu penyebaran model-model Triumph. Kita juga menyediakan layanan purna jual yang lengkap untuk konsumen kami," sambutnya.
Para konsumen yang membeli Triumph akan mendapatkan garansi selama dua tahun, satu kali gratis, dan gratis biaya touring sekali. "Kita setiap bulan ada dua kali touring, dan untuk pembelian kita kasih gratis touring," jelas President Director PT GAS Triumph Motorcycle, R Hari Triadji, di kesempatan yang sama.
Selain itu mereka juga melakukan pengaturan ulang terhadap target penjualanya, disesuaikan dengan kondisi. Langkah ini, diucapkan oleh Yudi, dilakukan agar kegiatan mereka bisa terus berjalan dengan menyesuaikan peraturan dari pemerintah.
Sebagai contoh saja, Triumph baru saja meluncurkan New Scrambler 1200 XE dengan skema kendaraan utuh (completely build up/CBU) dari pabrik di Thailand. Saat ini hampir setiap bulannya mereka akan memasukan sepeda motor bergaya scrambler ini 4-6 unit, disesuaikan dengan permintaan konsumen.
"Kalau pengiriman pertama ada empat unit, sudah dimiliki semuanya. Bulan depan juga akan masuk beberapa unit dan sudah ada yang punya lagi. Setiap bulan akan ada 4-6 unit per bulannya."
Tentu saja cara ini tidak akan jauh berbeda dengan para agen pemegang merek (APM) motor-motor besar di Indonesia. Selain Triumph, jangan lupakan juga ada Ducati, BMW Motorrad, dan beberapa pemain sepeda motor lainnya.
Khususnya untuk BMW Motorrad, mereka juga memiliki produk yang tergolong berhadapan langsung dengan New Scrambler 1200 XE yakni BMW R NineT Scrambler. Sepeda motor ini memiliki harga di kisaran Rp630 juta (off the road) jelas di atas harga New Scrambler 1200 XE. Sedangkan Ducati melalui Scrambler yang terdapat beberapa pilihan jenis mesin, juga punya peran bagi mereka yang ingin motor klasik asal tanah Eropa.
Apalagi Ducati memberikan penawaran harga yang cukup masuk akal bagi para pecinta moge di Indonesia. Yaitu mulai dari Rp199 juta hingga Rp399 jutaan. Tentu jika dibandingkan dengan scrambler milik BMW Motorrad dan Triumph, harganya jelas sangat jauh. Tapi jika menginginkan nama legenda sebuah Triumph, maka apa yang Anda keluarkan tentu ada rupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)