Sejumlah debitur kendaraan bermotor mendapatkan relaksasi kredit dari FIFGroup. DAM
Sejumlah debitur kendaraan bermotor mendapatkan relaksasi kredit dari FIFGroup. DAM

Industri Otomotif

Sebanyak 683 Ribu Bikers dapat Relaksasi Kredit

Otomotif industri otomotif Kredit Kendaraan
Ekawan Raharja • 22 Mei 2020 15:13
Jakarta: Presiden Joko Widodo dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan untuk memberikan relaksasi kredit kendaraan yang terdampak virus korona. FIFGroup mematuhi dan memberikan dukungan kepada pemerintah dengan mengikuti aturan tersebut dengan memberikan relaksasi kredit kepada debitur mereka yang terdampak virus korona.
 
Perusahaan pembiayaan ini tercatat memberikan relaksasi kredit kepada 683.000 nasabah atau senilai Rp 6,7 triliun. sejak awal April 2020 hingga 17 Mei 2020. Keringanan ini diberikan kepada seluruh nasabah mereka di seluruh Indonesia.
 
"Kami dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah dan juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh nasabah di tengah masa dan tantangan yang sulit ini," ungkap CEO FIFGroup, Margono Tanuwijaya, melalui keterangan resminya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 683 Ribu Bikers dapat Relaksasi Kredit
 
Chief of Corporate Communication & Corporate Social Responsibility FIFGroup, Yulian Warman, menambahkan di saat krisi ini mereka akan tetap mengutamakan konsumen. Termasuk mengikuti peraturan dari pemerintah melalui OJK guna membantu masyarakat agar tetap bisa melanjutkan aktivitasnya sehari-hari.
 
"Kita diminta OJK untuk memberikan relaksasi yang aturannya sudah ditetapkan oleh OJK dan kita ikuti aturannya itu. Tak ada yang kita tutup-tutupi untuk itu, dan semua dilakukan secara gratis. Sempat beredar kabar relaksasi ini tidak gratis namun kita pastikan semua program ini gratis dan kita mudahkan semua untuk konsumen setia kita," tambah Yulian Warman Kamis (21/5/2020) di acara webinar NGOVID Forwot bersama FIFGroup.
 
Selain itu, Yulian juga menjelaskan dengan menjalankan relaksasi ini efeknya sangat baik terhadap perusahaan. Program ini bisa membangung kepercayaan kepada konsumen terhadap perusahaan pembiayaan dan berefek positif.
 
"Sekarang sedang dikaji bagaimana hitungannya. Jelas kita harus transparan kepada publik, tidak perlu ada yang ditutup-tutupi sehingga dengan ini masyarakat akan percaya kepada perusahaan."
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif