Jakarta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kecelakaan lalu lintas masuk sepuluh besar penyebab kematian di seluruh dunia. Hal ini yang mendorong Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2020.
"WHO telah merilis kematian akibat laka lantas menjadi penyebab 10 tertinggi di dunia," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana saat apel pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020. di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2020.
Kecelakaan lalu lintas di Indonesia naik 3 persen ketimbang 2019. Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, 4.708 laka lantas terjadi pada awal 2020.
"Ini jumlah yang besar. Selama awal 2020 juga tercatat 484.302 pelanggaran lalu lintas. Jadi satu hal yang ironis, cukup tinggi kecelakaan dan pelanggaran yang kita temukan," ungkap dia.
Operasi Patuh Jaya 2020 digelar hingga 5 Agustus 2020. Operasi ini diharapkan dapat meminimalkan kecelakaan lalu lintas.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.807 personel. Personel TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Operasi Patuh Jaya 2020 bertujuan mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara. Operasi timĀ gabungan juga menekankan kepatuhan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
Ada lima sasaran utama dalam operasi ini. Melawan arus lalu lintas, pengemudi yang tidakĀ menggunakan helm, melanggar marka jalan atau stop line, melintasi jalan tol dan kendaraan yang menggunakan rotator atau sirene.
Jakarta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kecelakaan lalu lintas masuk sepuluh besar penyebab kematian di seluruh dunia. Hal ini yang mendorong Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2020.
"WHO telah merilis kematian akibat laka lantas menjadi penyebab 10 tertinggi di dunia," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana saat apel pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020. di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2020.
Kecelakaan lalu lintas di Indonesia naik 3 persen ketimbang 2019. Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, 4.708 laka lantas terjadi pada awal 2020.
"Ini jumlah yang besar. Selama awal 2020 juga tercatat 484.302 pelanggaran lalu lintas. Jadi satu hal yang ironis, cukup tinggi kecelakaan dan pelanggaran yang kita temukan," ungkap dia.
Operasi Patuh Jaya 2020 digelar hingga 5 Agustus 2020. Operasi ini diharapkan dapat meminimalkan kecelakaan lalu lintas.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.807 personel. Personel TNI, Dinas Perhubungan, dan Satuan Operasi Patuh Jaya 2020 bertujuan mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara. Operasi tim gabungan juga menekankan kepatuhan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
Ada lima sasaran utama dalam operasi ini. Melawan arus lalu lintas, pengemudi yang tidak menggunakan helm, melanggar marka jalan atau stop line, melintasi jalan tol dan kendaraan yang menggunakan rotator atau sirene.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)