Memadukan unsur sportif, elegan, dan tidak menghilangkan identitas sebagai motor retro, Kawasaki W175 sukses mencuri perhatian pencinta motor klasik (Foto:Dok.Kawasaki)
Memadukan unsur sportif, elegan, dan tidak menghilangkan identitas sebagai motor retro, Kawasaki W175 sukses mencuri perhatian pencinta motor klasik (Foto:Dok.Kawasaki)

Kawasaki W175 Curi Perhatian Pencinta Motor Klasik

Otomotif kawasaki
M Studio • 30 Maret 2019 08:00
Jakarta: Kawasaki merilis W175 pada penghujung 2017. Kehadiran W175 yang mengusung konsep retro disambut baik pencinta motor klasik di Tanah Air.
 
Memadukan unsur sportif, elegan, dan tidak menghilangkan identitas sebagai motor retro, Kawasaki W175 sukses mencuri perhatian. Konsep moge ala British naked bike membuat tampilan motor ini kian menarik dan unik dalam balutan rancangan yang lebih simpel. Sisi depan Kawasaki W175 ini mengusung headlamp bulat ala motor retro berteknologi Multi Reflector.
 
Gaya motor retro makin terasa kental dengan bentuk tangki bahan bakar memanjang. Joknya juga mengusung konsep klasik dengan bentuk memanjang dan menyatu antara jok pengemudi dan penumpang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kawasaki W175 juga dilengkapi knalpot bergaya peashooter dan pipa header berbentuk lengkung, khas motor gede jadul. Stop lamp juga dirancang dengan desain bergaya klasik sehingga mencirikan motor retro yang begitu menawan.
 
Masih soal desain, speedometer Kawasaki W175 tampak simpel. Speedometer berpanel analog menampilkan beberapa informasi yang minimalis, namun cukup penting. Misalnya, kecepatan km per jam dan jarak tempuh dalam sebuah panel yang dibuat membulat.
 
Kawasaki W175 Curi Perhatian Pencinta Motor Klasik
 
Meski terlihat minimalis, struktur dimensi Kawasaki W175 berani diadu. Kawasaki W175 dibangun di atas rangka kokoh yang lentur dengan ukuran dimensi 1930 mm, lebar 765 mm, tinggi 1030 mm, dan berjarak sumbu roda 1275 mm.
 
Selain itu, motor dengan tangki bahan bakar yang berkapasitas 13,5 liter ini dirancang dengan jarak terendah tanah mencapai 165 mm. Dengan rentang ground clearance tersebut, dipastikan berkendara menjadi lebih aman dan nyaman ketika melewati jalan off road.
 
Kawasaki W175 Curi Perhatian Pencinta Motor Klasik
 
Pada sektor kaki, Kawasaki W175 menggunakan suspensi yang terbilang cukup gagah dan kuat. Kawasaki W175 menggunakan suspensi berupa Telescopic Fork berukuran 30 mm yang terpasang pada bagian depan.
 
Sedangkan untuk bagian belakang, Kawasaki W175 mengandalkan suspensi tipe Swing Arm dengan Dual Shock Absorbers yang dilengkapi pengaturan atau spring preload adjustability, sehingga pengguna bisa mengatur daya redam sesuai kebutuhan.
 
Kawasaki W175 Curi Perhatian Pencinta Motor Klasik
 
Dari sisi mesin, Kawasaki W175 dibekali mesin SOHC silinder tunggal berpendingin cair, serta memiliki kapasitas silinder hingga 177 cc. Mesin ini sanggup memberikan tenaga besar, yakni hingga 9.6 kW per 7500 rpm.
 
Sedangkan, titik puncak torsi yang bisa dicapai hingga 13,2 Nm per 6.000 rpm. Besaran power maupun torsi dari sistem permesinan yang diusung oleh motor tersebut tak lepas dari sistem pengapian DC-CDI yang dikolaborasikan dengan transmisi lima percepatan Wet Multi Disc.
 
Kawasaki W175 Curi Perhatian Pencinta Motor Klasik
 
Hebatnya lagi, Kawasaki W175 dilengkapi fitur ramah lingkungan. Sektor panel indikator pada motor ini menjadi salah satu fitur unik dan penting sebagai media informasi kepada pengendara Kawasaki W175. Selain itu, teknologi injeksi berupa carburattor mikuni VM24 menjadi salah satu fitur di mesin pacu pada spesifikasi Kawasaki W175 yang menjadikannya moge ramah lingkungan.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif