Penting menjaga sistem pengereman sepeda motor selalu dalam kondisi prima. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Penting menjaga sistem pengereman sepeda motor selalu dalam kondisi prima. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Efek Buruk Pakai Cakram KW

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 17 November 2019 11:09
Jakarta: Selain berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara, rem cakram depan sepeda motor yang keras atau bagel bisa meningkatkan resiko kecelakaan. Terutama saat Anda melakukan pengereman secara mendadak.
 
Yosi mekanik sekaligus pemilik bengkel motor Bengbrand di bilangan Bekasi Timur menerangkan, keluhan rem depan yang keras bisa disebabkan dari master rem yang kotor. Istilah ini juga biasa disebut dengan istilah masuk angin, dan piringan cakram yang telah diganti dengan kualitas buruk.
 
Untuk memperbaiki masalah di bagian master rem, cukup bersihkan rumah seaker pusat (di tuas rem) dan seaker rem cakram (di kaliper) menggunakan ampelas halus dan dicuci dengan sabun. Setelah itu pasang kembali dan lakukan pembuangan angin di sistem cakram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, untuk mengatasi piringan cakram yang telah diganti, solusinya adalah harus dikembalikan dengan yang kualitasnya bagus atau orisinil bawaan pabrik. Jika tidak masalah akan timbul kembali saat kampas rem mulai menipis, akibat ada bagian yang tidak terkikis secara merata dan biasanya di kampas bagian luar.
 
Bagian luar yang tidak terkikis akan lebih menonjol, dan bagian yang menonjol tersebut bikin kampas rem lebih dulu bersinggungan, sebelum kampas rem mencengkram piringan secara merata. Inilah pangkal masalah tuas rem mejadi keras ketika ditekan.
 
Yosi menyarankan, jika ingin mengganti piringan cakram sebaiknya pakai ukuran atau diameter yang sama seperti aslinya. Ini untuk menghindari sistem pengeraman yang tidak optimal.
 
Untuk mencegah cakram yang bari diganti rusak kembali, Yosi berbagi tips dan pengalamannya mengenali gejali kampas rem yang mulai tipis bahkan habis.
Kenali Kampas Rem Sepeda Motor yang Mulai Aus
Kata Yosi, kampas rem yang sudah tipis/habis akan membuat posisi tuas atau pedal rem semakin dalam saat ditekan, dan sepeda motor sedikit nyelonong jika tidak kuat menekannya. Untuk rem cakram, kampas yang habis bisa dikenali dari ketebalannya yang mendekati angka 2 mm. Dan bisa dilihat melalui lubang atau nut.
 
Selanjutnya periksa tempat penampungan minyak rem, jika posisinya berada di bawah batara terendah maka dapat dipastikan kampas rem mulai tipis. Sementara indikasi kampas rem habis di bagian teromol, bisa dilihat dari tanda panah yang berada di dekat batang pengukit pada panel rem.
 
"Tidak ada salahnya melakukan pengecekan motor secara bekala, ini untuk mencegah kerusakan yang lebih parah seperti tergoresnya piringan cakram atau teromol. Selain itu berkendara juga lebih yakin dan aman," tutupnya
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif