Jakarta: Charged Indonesia kini menghadirkan Rimau S sebagai penerus selanjutnya Rimau. Diketahui, motor ini memiliki jarak tempuh mencapai 200 KM.
Chief Commercial Officer Charged Indonesia, Stefanus, menyebutkan mereka melakukan pembaruan di Battery Management System (BMS). Sehingga Rimau S memiliki performa yang lebih baik dan efisiensi baterai tetap terjaga.
“Kami melakukan pengoptimalan performa di tenaga bawah, sehingga motor memiliki akselerasi lebih baik namun tetap mempertahankan efisiensi baterai,” ujar Stefanus melalui keterangan resminya.
Dengan menggunakan 2 baterai, model ini bisa menjelajah hingga 200 kilometer. Pengisian 1 baterai bisa dilakukan dengan pengisian cepat (fast charging) yang membutuhkan waktu 3 jam, dari kondisi 10 persen hingga 100 persen. Sementara durasi pengisian baterai di standard charging bisa mencapai 5 jam.
Urusan peformanya, motor listrik ini menggunakan dynamo dengan torsi 171 Nm. Alhasil, kecepatan puncak yang bisa diraih mencapai 95 KM/jam.
Beberapa fitur andalan model ini adalah ruang penyimpanan di depan (di bawah setang kiri) 2.000 cm³, USB charging port, tombol mundur (one push reverse button), lampu LED, rem depan dan belakang cakram, CBS (combined brake system).
Harga Charged Rimau S masih sama dengan pendahulunya yaitu Rp40.880.000 (termasuk PPN, OTR Jakarta). Model ini sudah memenuhi standar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen.
Uniknya, unit yang tim medcom.id temukan di Indonesia Motorcycle Helmets Apparel Accessories Exhibition (IMHAX) 2024 menggunakan livery tim Ducati Corse. Hal ini dikarenakan Rimau S digunakan juga sebagai paddock bike Ducati, baik di MotoGP maupun WorldSuperbike.
Jakarta: Charged Indonesia kini menghadirkan Rimau S sebagai penerus selanjutnya Rimau. Diketahui, motor ini memiliki jarak tempuh mencapai 200 KM.
Chief Commercial Officer Charged Indonesia, Stefanus, menyebutkan mereka melakukan pembaruan di Battery Management System (BMS). Sehingga Rimau S memiliki performa yang lebih baik dan efisiensi baterai tetap terjaga.
“Kami melakukan pengoptimalan performa di tenaga bawah, sehingga motor memiliki akselerasi lebih baik namun tetap mempertahankan efisiensi baterai,” ujar Stefanus melalui keterangan resminya.
Dengan menggunakan 2 baterai, model ini bisa menjelajah hingga 200 kilometer. Pengisian 1 baterai bisa dilakukan dengan pengisian cepat (fast charging) yang membutuhkan waktu 3 jam, dari kondisi 10 persen hingga 100 persen. Sementara durasi pengisian baterai di standard charging bisa mencapai 5 jam.
Urusan peformanya, motor listrik ini menggunakan dynamo dengan torsi 171 Nm. Alhasil, kecepatan puncak yang bisa diraih mencapai 95 KM/jam.
Beberapa fitur andalan model ini adalah ruang penyimpanan di depan (di bawah setang kiri) 2.000 cm³, USB charging port, tombol mundur (one push reverse button), lampu LED, rem depan dan belakang cakram, CBS (combined brake system).
Harga Charged Rimau S masih sama dengan pendahulunya yaitu Rp40.880.000 (termasuk PPN, OTR Jakarta). Model ini sudah memenuhi standar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen.
Uniknya, unit yang tim medcom.id temukan di Indonesia Motorcycle Helmets Apparel Accessories Exhibition (IMHAX) 2024 menggunakan livery tim Ducati Corse. Hal ini dikarenakan Rimau S digunakan juga sebagai paddock bike Ducati, baik di MotoGP maupun WorldSuperbike.
(UDA)