Sepeda motor masih menjadi favorit bagi sejumlah pekerja komuter. Forwot
Sepeda motor masih menjadi favorit bagi sejumlah pekerja komuter. Forwot

Alasan Sepeda Motor Masih Dilirik Para Pekerja Komuter

Otomotif lalu lintas industri otomotif sepeda motor
Ekawan Raharja • 01 Desember 2019 09:46
Jakarta: Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang sangat populer di tanah air. Bahkan moda transportasi ini masih menjadi andalan para pekerja komuter di Jakarta(para pekerja yang pulang-pergi antar kota).
 
Menurut data, jumlah sepeda motor di Jakarta pada 2012 mencapai 10,8 juta unit, dan 2016 meningkat populasinya mencapai 13,3 juta unit. Dengan pertumbuhan mencapai 5,3 persen per tahun, diperkirakan di 2018 ini ada 14 juta unit yang lalu lalang di Ibukota.
 
Menurut Co-Founder Moladin, Jovin Hoon, ada beberapa kondisi yang membuat sepeda motor masih menjadi primadona bagi pekerja komuter di ibukota. Salah satu alasannya adalah sepeda motor menjadi penghubung karyawan untuk mencapai transportasi umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Transportasi-transportasi umum masih belum mencapai titik rumah para pekerja komuter yang berada di wilayah penyangga. Mereka tetap membutuhkan kendaraan bermotor untuk akses ke stasiun atau halte terdekat. Apalagi saat ini telah tersedia sarana park and ride di beberapa titik wilayah penyangga ataupun di dekat stasiun MRT atau commuter line," ungkap Jovin Hoon melalui keterangan resminya.
 
Alasan Sepeda Motor Masih Dilirik Para Pekerja Komuter
 
Selain itu, model sepeda motor yang beragam juga turut berpengaruh dan memberikan daya tarik kepada para pekerja untuk disesuaikan dengan kebutuhannya. Saat ini di pasar roda sudah bisa ditemui beraneka ragam model mulai dari skuter matik, sport, cub, hingga model trail.
 
Alasan lain yang turut merangsang penggunaan sepeda motor adalah forum-forum sepeda motor yang menjadi wadah bertemu para pengguna sepeda motor di dunia mata. Di sini mereka berbagi informasi dan menjadi jembatan bagi orang-orang yang tidak punya banyak waktu ulang untuk mencari akses informasi otomotif.
 
Co-Founder Moladin, Mario Tanamas, menambahkan aplikasi yang dikembangkannya ini bisa menjadi panduan para bikers di tanah air. Para pengguna sepeda motor bisa menemukan penawaran sepeda motor baru atau bekas yang dilengkapi dengan info spesifikasi dan harga, pencaharian suku cadang, aksesori, dan apparel, sampai forum dan komunitas.
 
"Melalui platform online ini, para pengguna sepeda motor memiliki wadah untuk mendapatkan informasi seputar dunia motor sekaligus berinteraksi dengan sesama bikers di Indonesia," tambah Mario Tanamas.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif