Jakarta - Begitu banyak komponen di motor MotoGP yang beda penyebutan dan istilah yang harus dipahami agar ketika membahas soal balapan dan teknis, bisa nyambung. Salah satunya adalah komponen untuk mengatur ketinggian motor.
Komponen pengatur tinggi motor bagian depan yang dikenal juga dengan istilah holeshot devices, punya cara kerja unik. Yaitu pembalap harus mengaktifkannya dengan cara melakukan pengereman dengan cukup keras untuk membuat bagian depan jadi lebih rendah.
Hal ini bertujuan untuk membuat motor MotoGP lebih stabil saat berakselerasi dan mereduksi kemungkinan terangkatnya roda bagian depan (wheelie) saat mengawali balapan. Hal ini juga berlaku ketika keluar dari tikungan saat balapan berlangsung.
Namun saat dilakukan analisis lebih jauh, komponen ini ternyata punya efek buruk terhadap keamanan dan keselamatan pembalap di tikungan pertama ketika balapan baru dimulai. Sehingga para pembalap dilarang mengaktifkannya saat akan memulai balapan.
Baca Juga:
Bocoran Spesifikasi BYD Seal 08, Jarak Tempuh Sampai 785 Km
Dari pernyataan resmi yang dirilis penyelenggara balap MotoGP, bahwa komponen ini tak bisa lagi digunakan mulai di MotoGP Belanda akhir pekan ini saat mengawali balapan. Sebagai kompensasinya, latihan start balap akan diberikan waktu ekstra.
Regulasi ini segera diberlakukan lantaran banyaknya kejadian antar pembalap di tikungan pertama. Sehingga ini membuat risiko pembalap mengalami cidera jadi sangat besar. Padahal konsentrasi utama balap MotoGP tetap ada di keselamatan tingkat tinggi para pembalapnya.
Namun komponen tersebut tetap bisa diaktifkan saat balapan berlangsung. Sementara untuk komponen yang sama di bagian belakang, tetap dinyatakan legal untuk digunakan. Lantaran jika bagian belakang langsung dicabut, bukan tidak mungkin, risiko keselamatan pembalap di tikungan pertama malah berpindah ke garis start.
Jakarta - Begitu banyak
komponen di motor
MotoGP yang beda penyebutan dan istilah yang harus dipahami agar ketika membahas soal balapan dan teknis, bisa nyambung. Salah satunya adalah komponen untuk mengatur ketinggian motor.
Komponen pengatur tinggi motor bagian depan yang dikenal juga dengan istilah holeshot devices, punya cara kerja unik. Yaitu pembalap harus mengaktifkannya dengan cara melakukan pengereman dengan cukup keras untuk membuat bagian depan jadi lebih rendah.
Hal ini bertujuan untuk membuat motor MotoGP lebih stabil saat berakselerasi dan mereduksi kemungkinan terangkatnya roda bagian depan (wheelie) saat mengawali balapan. Hal ini juga berlaku ketika keluar dari tikungan saat balapan berlangsung.
Namun saat dilakukan analisis lebih jauh, komponen ini ternyata punya efek buruk terhadap keamanan dan keselamatan pembalap di tikungan pertama ketika balapan baru dimulai. Sehingga para pembalap dilarang mengaktifkannya saat akan memulai balapan.
Dari pernyataan resmi yang dirilis penyelenggara balap MotoGP, bahwa komponen ini tak bisa lagi digunakan mulai di MotoGP Belanda akhir pekan ini saat mengawali balapan. Sebagai kompensasinya, latihan start balap akan diberikan waktu ekstra.
Regulasi ini segera diberlakukan lantaran banyaknya kejadian antar pembalap di tikungan pertama. Sehingga ini membuat risiko pembalap mengalami cidera jadi sangat besar. Padahal konsentrasi utama balap MotoGP tetap ada di keselamatan tingkat tinggi para pembalapnya.
Namun komponen tersebut tetap bisa diaktifkan saat balapan berlangsung. Sementara untuk komponen yang sama di bagian belakang, tetap dinyatakan legal untuk digunakan. Lantaran jika bagian belakang langsung dicabut, bukan tidak mungkin, risiko keselamatan pembalap di tikungan pertama malah berpindah ke garis start.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)