medcom.id, Jakarta: Dengan misi merebut segmen motor sport yang saat ini masih dikuasai kompetitor, PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan perubahan besar-besaran pada medium sport andalannya.
Impresi pertama sudah dibahas pada artikel sebelumnya. All New CB150R Streetfire kini tampil agresif, gagah serta dibekali banyak fitur baru. Desain yang dihadirkan desainer Honda serba tajam dan ramping. Mulai dari bentuk headlamp dengan LED, shroud tangki, bentuk tail light hingga behel.
"Intensitas cahaya lampu utama ditingkatkan agar tetap aman menembus hujan," jelas Kenji Kawai, selaku Large Project Leader CB150R Streetfire, dari Honda R&D Co., Ltd. Motorcycle R&D Center, Jepang.
Penampilannya diimbangi dengan dimensi kaki-kaki yang lebih berotot. Pelek kini lebih lebar dan penggunaan ban juga berukuran lebih besar, 110/80-17 dan 130/70-17 yang membalut pelek 2,50x17 dan 3,50x17.
Sistem pengereman ditingkatkan, depan bercakram lebar 267 mm dengan kaliper piston ganda. Jadi tidak ada lagi kesan kaki-kaki kurus seperti pada model sebelumnya.
Posisi kunci kontak bergeser diujung tangki, tidak lagi disetang kemudi. Kemudian tutup tangki model rata, lebih modern dan bebas kemasukan air.
Duduk di atasnya, tidak ada perbedaan signifikan dari versi sebelumnya. Jok rendah (797 mm), posisi setang rendah mudah diraih dan posisi footpeg agak kebelakang. Membuat posisi badan agak merunduk.
Tapi lekuk jok didesain ulang agak menyempit pada bagian paha pengemudi. Ini dimaksudkan agar pengemudi lebih mudah memijak saat tengah berhenti.
Feeling berkendara pun tak jauh berbeda, dengan area test yang terbatas, setidaknya bisa merasakan handling yang kaku dan mantap berkat sasis truss frame dan ban lebih lebar.
Tapi akan sedikit kagok karena area setang kini lebih bersih karena headlamp agak ke bawah dan spidometer lebih ringkas. "Itu yang bikin kagok, beda sama versi sebelumnya," papar salah satu awak media pengguna CB150R Streetfire versi lawas.
Mengenai teknologi mesin, motor ini mengusung mesin generasi terbaru berkapasitas 150 cc, DOHC, 4 klep, dengan paduan bore 57,3 mm dan stroke 57,8 mm, yang hampir square.
"Penyempurnaan lain ada pada diameter throttle body yang kami perbesar jadi 30 mm, serta sudut klep dibuat sempit, dimana sudut klep in jadi 16 derajat, dan sudut klep out jadi 14 derajat," urai Kenji.
Performa mesin diset merata dari putaran bawah hingga atas, karena memang motor ini dibuat untuk segala medan. Makanya performa mesin bisa dirasakan dari kecepatan rendah hingga tinggi.
Teknologi pada power unit lainnya ada balancer utama tipe uniaxial (Uniaxial Primary Balancer), roda gigi tipe heliks (Helical Gear), dan bantalan crank yang kuat (High Rigidity Crank Journal Bush).
Yang paling memuaskan adalah perpindahan giginya halus, kopling empuk dan getaran mesin yang halus. Bahkan lebih halus jika dibandingkan dengan New Sonic 150R yang dibekali mesin sama.
Dengan feeling berkendara tak banyak berubah, tapi dengan desain dan teknologi mesin baru, nampaknya bakal banyak yang tertarik dengan All New Honda CB150R Streefire nantinya.
Motor ini akan berhadapan langsung dengan Yamaha V-Ixion Advance yang merupakan andalan terbaru sport naked 150 dari Yamaha. Tentunya akan menarik jika melihat adu performa dan kelincahannya.
medcom.id, Jakarta: Dengan misi merebut segmen motor sport yang saat ini masih dikuasai kompetitor, PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan perubahan besar-besaran pada medium sport andalannya.
Impresi pertama sudah dibahas pada artikel sebelumnya. All New CB150R Streetfire kini tampil agresif, gagah serta dibekali banyak fitur baru. Desain yang dihadirkan desainer Honda serba tajam dan ramping. Mulai dari bentuk headlamp dengan LED, shroud tangki, bentuk tail light hingga behel.

"Intensitas cahaya lampu utama ditingkatkan agar tetap aman menembus hujan," jelas Kenji Kawai, selaku Large Project Leader CB150R Streetfire, dari Honda R&D Co., Ltd. Motorcycle R&D Center, Jepang.
Penampilannya diimbangi dengan dimensi kaki-kaki yang lebih berotot. Pelek kini lebih lebar dan penggunaan ban juga berukuran lebih besar, 110/80-17 dan 130/70-17 yang membalut pelek 2,50x17 dan 3,50x17.

Sistem pengereman ditingkatkan, depan bercakram lebar 267 mm dengan kaliper piston ganda. Jadi tidak ada lagi kesan kaki-kaki kurus seperti pada model sebelumnya.
Posisi kunci kontak bergeser diujung tangki, tidak lagi disetang kemudi. Kemudian tutup tangki model rata, lebih modern dan bebas kemasukan air.
Duduk di atasnya, tidak ada perbedaan signifikan dari versi sebelumnya. Jok rendah (797 mm), posisi setang rendah mudah diraih dan posisi footpeg agak kebelakang. Membuat posisi badan agak merunduk.
.JPG)
Tapi lekuk jok didesain ulang agak menyempit pada bagian paha pengemudi. Ini dimaksudkan agar pengemudi lebih mudah memijak saat tengah berhenti.
Feeling berkendara pun tak jauh berbeda, dengan area test yang terbatas, setidaknya bisa merasakan handling yang kaku dan mantap berkat sasis truss frame dan ban lebih lebar.

Tapi akan sedikit
kagok karena area setang kini lebih bersih karena
headlamp agak ke bawah dan spidometer lebih ringkas. "Itu yang bikin
kagok, beda sama versi sebelumnya," papar salah satu awak media pengguna CB150R Streetfire versi lawas.
Mengenai teknologi mesin, motor ini mengusung mesin generasi terbaru berkapasitas 150 cc, DOHC, 4 klep, dengan paduan bore 57,3 mm dan stroke 57,8 mm, yang hampir square.
"Penyempurnaan lain ada pada diameter throttle body yang kami perbesar jadi 30 mm, serta sudut klep dibuat sempit, dimana sudut klep in jadi 16 derajat, dan sudut klep out jadi 14 derajat," urai Kenji.

Performa mesin diset merata dari putaran bawah hingga atas, karena memang motor ini dibuat untuk segala medan. Makanya performa mesin bisa dirasakan dari kecepatan rendah hingga tinggi.
Teknologi pada power unit lainnya ada balancer utama tipe uniaxial (Uniaxial Primary Balancer), roda gigi tipe heliks (Helical Gear), dan bantalan crank yang kuat (High Rigidity Crank Journal Bush).
Yang paling memuaskan adalah perpindahan giginya halus, kopling empuk dan getaran mesin yang halus. Bahkan lebih halus jika dibandingkan dengan New Sonic 150R yang dibekali mesin sama.
Dengan feeling berkendara tak banyak berubah, tapi dengan desain dan teknologi mesin baru, nampaknya bakal banyak yang tertarik dengan All New Honda CB150R Streefire nantinya.
Motor ini akan berhadapan langsung dengan Yamaha V-Ixion Advance yang merupakan andalan terbaru sport naked 150 dari Yamaha. Tentunya akan menarik jika melihat adu performa dan kelincahannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)