Jakarta - Yamaha India resmi meluncurkan Aerox-E di pasar otomotif India dengan harga Rp50 jutaan. Spesifikasinya pun cukup menggiurkan lantaran motor ini sanggup menempuh jarak yang cukup jauh. Bahkan metode pengisian daya baterainya pun terbilang praktis karena baterai bisa dicabut.
Untuk mengisi satu baterai dari kondisi kosong hingga penuh dibutuhkan waktu sekitar 3 jam 10 menit. Sementara jika mengisi dua baterai sekaligus, prosesnya memakan waktu sekitar 6 jam 20 menit. Tenaga berasal dari motor listrik yang dipasang di bagian tengah rangka.
Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga puncak 9,4 kW atau sekitar 12,6 dk dengan torsi maksimum mencapai 48 Nm. Berkat kombinasi tersebut, Yamaha mengklaim Aerox-E mampu melaju hingga kecepatan maksimum 95,5 km per jam saat menggunakan mode Power yang dipadukan dengan fitur Boost.
Baca Juga:
Mobil Bekas Sekelas Toyota Alphard
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 117 kilometer berdasarkan pengujian IDC dalam sekali pengisian daya penuh. Pengendara juga bisa memilih tiga mode berkendara, yaitu Economy, Standard, dan Power.
Masing-masing mode dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan, mulai dari efisiensi energi hingga performa maksimal. Menariknya, mereka turut menyematkan fitur Boost Mode yang memberikan tambahan tenaga selama 10 detik.
Fitur tersebut diaktifkan melalui tombol khusus di setang kiri dan berguna saat ingin melakukan akselerasi cepat, misalnya ketika menyalip kendaraan lain. Kalau resmi dijual di Indonesia, apakah motor listrik ini bakal meraup perhatian konsumen? Bagimana menurut Sobat?
Jakarta - Yamaha India resmi meluncurkan
Aerox-E di pasar otomotif India dengan harga Rp50 jutaan. Spesifikasinya pun cukup menggiurkan lantaran motor ini sanggup menempuh jarak yang cukup jauh. Bahkan metode pengisian daya baterainya pun terbilang praktis karena baterai bisa dicabut.
Untuk mengisi satu baterai dari kondisi kosong hingga penuh dibutuhkan waktu sekitar 3 jam 10 menit. Sementara jika mengisi dua baterai sekaligus, prosesnya memakan waktu sekitar 6 jam 20 menit. Tenaga berasal dari motor listrik yang dipasang di bagian tengah rangka.
Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga puncak 9,4 kW atau sekitar 12,6 dk dengan torsi maksimum mencapai 48 Nm. Berkat kombinasi tersebut, Yamaha mengklaim Aerox-E mampu melaju hingga kecepatan maksimum 95,5 km per jam saat menggunakan mode Power yang dipadukan dengan fitur Boost.
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 117 kilometer berdasarkan pengujian IDC dalam sekali pengisian daya penuh. Pengendara juga bisa memilih tiga mode berkendara, yaitu Economy, Standard, dan Power.
Masing-masing mode dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan, mulai dari efisiensi energi hingga performa maksimal. Menariknya, mereka turut menyematkan fitur Boost Mode yang memberikan tambahan tenaga selama 10 detik.
Fitur tersebut diaktifkan melalui tombol khusus di setang kiri dan berguna saat ingin melakukan akselerasi cepat, misalnya ketika menyalip kendaraan lain. Kalau resmi dijual di Indonesia, apakah motor listrik ini bakal meraup perhatian konsumen? Bagimana menurut Sobat?
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)