Jakarta: Pabrikan Yamaha resmi mengumumkan kalau mereka akan beralih menggunakan mesin V4 di motor YZR-M1 untuk kejuaraan MotoGP mulai musim 2026 mendatang.
Selama bertahun-tahun, Yamaha mengandalkan mesin inline-4 sebagai ciri khas performa balap mereka, yang turut mengantar nama-nama besar seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, hingga Fabio Quartararo mencatat banyak sukses. Mesin tersebut dikenal karena kelincahan serta karakter tenaga yang halus, termasuk saat tampil di Valencia.
Namun, perubahan besar akhirnya diputuskan demi mengejar target kembali bersaing di papan atas.
"Keputusan mengadopsi mesin V4 tidak mudah. Proses pengembangannya sangat ekstensif," ujar Direktur Teknis Yamaha Factory Racing, Massimo Bartolini.
Bartolini menambahkan bahwa tim teknis menelaah seluruh aspek performa motor, mulai dari akselerasi hingga kemampuan menikung, sebelum akhirnya menyimpulkan bahwa konfigurasi baru ini mampu memberikan keunggulan yang dibutuhkan.
Baca juga:
Simak Klasemen Akhir MotoGP 2025
"Kami menganalisis setiap aspek performa, mula akselerasi hingga perilaku menikung, dan menyimpulkan konfigurasi ini menawarkan perbedaan yang kami harapkan sehingga mengubahnya menjadi keunggulan," tambahnya.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba sepanjang 2025.
Bartolini menegaskan, perubahan mesin ini merupakan langkah penting untuk membuat Yamaha kembali bersaing dalam perebutan gelar konstruktor.
"Kami bersemangat untuk terus menyempurnakan paket ini pada 2026 dan sepanjang musim depan untuk memaksimalkan potensinya," pungkas Bartolini.
Jakarta: Pabrikan
Yamaha resmi mengumumkan kalau mereka akan beralih menggunakan mesin V4 di motor YZR-M1 untuk kejuaraan
MotoGP mulai musim 2026 mendatang.
Selama bertahun-tahun, Yamaha mengandalkan mesin inline-4 sebagai ciri khas performa balap mereka, yang turut mengantar nama-nama besar seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, hingga Fabio Quartararo mencatat banyak sukses. Mesin tersebut dikenal karena kelincahan serta karakter tenaga yang halus, termasuk saat tampil di Valencia.
Namun, perubahan besar akhirnya diputuskan demi mengejar target kembali bersaing di papan atas.
"Keputusan mengadopsi mesin V4 tidak mudah. Proses pengembangannya sangat ekstensif," ujar Direktur Teknis Yamaha Factory Racing, Massimo Bartolini.
Bartolini menambahkan bahwa tim teknis menelaah seluruh aspek performa motor, mulai dari akselerasi hingga kemampuan menikung, sebelum akhirnya menyimpulkan bahwa konfigurasi baru ini mampu memberikan keunggulan yang dibutuhkan.
Baca juga:
Simak Klasemen Akhir MotoGP 2025
"Kami menganalisis setiap aspek performa, mula akselerasi hingga perilaku menikung, dan menyimpulkan konfigurasi ini menawarkan perbedaan yang kami harapkan sehingga mengubahnya menjadi keunggulan," tambahnya.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba sepanjang 2025.
Bartolini menegaskan, perubahan mesin ini merupakan langkah penting untuk membuat Yamaha kembali bersaing dalam perebutan gelar konstruktor.
"Kami bersemangat untuk terus menyempurnakan paket ini pada 2026 dan sepanjang musim depan untuk memaksimalkan potensinya," pungkas Bartolini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)