Sales motor Honda di IIMS 2026. Wahana Makmur Sejati
Sales motor Honda di IIMS 2026. Wahana Makmur Sejati

Daya Tahan Industri Kendaraan Roda Dua, Penjualan 2025 Tembus 6,4 Juta Unit

Ekawan Raharja • 20 Februari 2026 10:04
Ringkasnya gini..
  • Kemenperin menyebut industri motor roda dua tetap tangguh di tengah dinamika pasar.
  • Penjualan 2025 tembus 6,4 juta unit dengan ekspor 540 ribu unit senilai Rp10,5 triliun.
  • TVS Indonesia produksi 1 juta unit dan penuhi TKDN untuk pasar domestik dan ekspor.
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan industri kendaraan bermotor roda dua nasional tetap menunjukkan daya tahan tinggi di tengah dinamika pasar domestik maupun global. Sektor ini dinilai menjadi salah satu penopang utama kinerja industri manufaktur nasional.
 
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan sektor manufaktur masih menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia, termasuk industri sepeda motor.
 
“Sektor industri manufaktur Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif sebagai penggerak utama perekonomian nasional,” kata Agus dikutip dari Antara.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, menyampaikan kontribusi industri otomotif, khususnya kendaraan roda dua, menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja industri nasional.

Baca Juga:
Punya Hyundai Ioniq 5 N? Fitur-Fitur Ini Wajib Digunakan Secara Bijak!


“Pada tahun 2025, pasar domestik kendaraan roda dua mencatatkan penjualan lebih dari 6,4 juta unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun 2024, serta didukung oleh kinerja ekspor yang mencapai sekitar 540 ribu unit CBU, dengan total nilai ekspor mencapai Rp10,5 triliun,” ujar Setia Diarta.
 
Data tersebut menunjukkan pasar domestik tetap solid, diikuti dengan kinerja ekspor yang signifikan baik dari sisi volume maupun nilai.

TVS Produksi 1 Juta Unit

Kemenperin juga mengapresiasi pencapaian produksi 1 juta unit kendaraan oleh PT TVS Motor Company Indonesia. Capaian ini dinilai memperkuat struktur industri kendaraan roda dua dan roda tiga nasional serta mendorong peningkatan ekspor dan penggunaan komponen dalam negeri.
 
Setia menambahkan, perusahaan tersebut menunjukkan komitmen dalam investasi, ekspansi ekspor, dan kepatuhan terhadap regulasi industri.
 
Sejak beroperasi pada 2007, TVS telah merealisasikan investasi sekitar 250 juta dolar AS atau setara Rp4,12 triliun. Investasi tersebut turut menyerap ratusan tenaga kerja langsung dan sekitar 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui jaringan distribusi serta pemasok.

Baca Juga:
Modifikasi iCAR V23 OG dengan Konsep Plug-and-Play


Hingga awal 2026, TVS telah memproduksi lebih dari 1 juta unit kendaraan roda dua dan roda tiga untuk pasar domestik maupun ekspor ke berbagai kawasan seperti ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika.
 
Selain itu, sejumlah produk TVS telah memenuhi kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan dimanfaatkan dalam program pengadaan pemerintah.
 
“Sejumlah produk TVS telah memenuhi persyaratan TKDN dan digunakan dalam berbagai program pengadaan pemerintah, baik di kementerian maupun pemerintah daerah,” imbuhnya.
 
Kemenperin menilai kinerja positif industri roda dua ini menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas sektor manufaktur nasional di tengah tantangan ekonomi global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan