Petualangan Bermotor

Viar Vortex Ditantang Bertualang 15 Ribu Km ke Himalaya

Ahmad Garuda 11 Agustus 2018 17:02 WIB
axel andaviarmotor baru
Viar Vortex Ditantang Bertualang 15 Ribu Km ke Himalaya
Viar Vortex 250 ini bakal jadi tunggangan Gunadi dari Jakarta ke Himalaya. medcom.id/Ahmad Garuda
BSD City: Bikers Indonesia yang benar-benar mau dan bisa menjelajah ke luar negeri sendirian, tidak banyak. Apalagi kalau harus menggunakan merek motor yang dinilai cukup riskan soal perawatannya. Namun apa yang dilakukan Gunadi dari komunitas FreeRiders Indonesia kali ini mengundang decak kagum.

Ia akan menjelajah sejauh 15 ribu kilometer dari Jakarta ke Pegunungan Himalaya menggunakan Viar Vortex 250. Motor ini merupakan motor yang didesain khusus untuk keperluan dual purposes yang memang dirasakan siap untuk menjelajah memberikan pembuktian.

"Jujur saja, kami tidak membatasi anggota FreeRiders Indonesia untuk memilih motor apa pun yang ingin mereka pakai untuk menjelajah. Kebetulan saya tertarik menguji Viar Vortex 250 karena memang peruntukannya digunakan menjelajah jauh. Kebetulan saya juga mengusung misi 'Bring Indonesia to The World', jadi ya mengapa tidak menggunakan motor buatan Indonesia," klaim Gunadi.

Dari sisi Viar, mereka juga merasa tertantang. Mengingat Vortex ini memang sengaja mereka ciptakan untuk penggunaan medan-medan berat dan juga perjalanan jauh. Sehingga nantinya akan terbukti bahwa produk buatan mereka bukan hanya cap saja.


"Dari hasil mencari informasi di internet, saya melihat terdapat sekitar 2.500 km yang memiliki jalur menantang. Selain karena berada di dataran tinggi, juga karena konturnya cukup terjal. Nah, di sini akan menjadi bagian penentu motor kami mampu melampauinya. Tentu kami sangat antusias, apalagi misi utama Gunadi dalam solo touring ini adalah membawa nama bangsa ke pentas dunia. Karena tidak banyak bikers yang punya kesempatan untuk melakukan hal-hal gila seperti ini," klaim Area Marketing Manager VIAR Motor Indonesia, Haryadi kepada Medcom.id pada Sabtu (11/8/2018).

Adapun rencana rute perjalanan yang bakal Ia tempuh adalah Jakarta - Sumatera - Pelabuhan Tanjung Balai Asahan - Pelabuhan Klang Malaysia - Kuala Lumpur - Thailand - Myanmar - Nepal - India - Himalaya (New Delhi - Candigarh - Srinagar - Leh - Khardungla Pass - danau Pangong - Manali - Dangerous Road - New Delhi) dengan melewati berbagai medan/kondisi jalan yang bervariasi. Mulai dari jalan aspal, pasir, bebatuan, melintasi hutan dan pegunungan, hingga salju dan cuaca ekstrem di bawah minus 10 derajat celcius.

Uniknya, Gunadi bakal bertualang dengan dukungan teknis yang Ia bawa dari Indonesia. Mengingat spot untuk melakukan perawatan atau bengkel motor Viar di luar negeri sangat terbatas. Sehingga untuk beberapa hal teknis seperti ganti oli, lalu melakukan perbaikan ringan, harus Ia pelajari sendiri.

Penjelajah Indonesia yang solo riding dari Indonesia ke Himalaya ini diklaim sebagai yang pertama kali (tanpa menerbangkan motor menggunakan pesawat terbang). Viar Vortex 250 ini bukanlah motor pertama yang digunakan penjelajah Indonesia ke luar negeri. Steven Langitan juga menggunakan motor 250 cc dari Kawasaki yaitu , lalu

Spesifikasi Viar Vortex:
Panjang x Lebar x Tinggi    : 2130 x 868 x 1260 mm
Jarak Sumbu            : 1400 mm
Jarak Terendah ke Tanah    : 210 mm
Tipe Suspensi Depan        : Upside Down
Tipe Suspensi Belakang    : Monoshock
Tipe Mesin            : 4 Langkah SOHC Water Cooler
Diameter x Langkah        : 77 x 53,6 mm
Transmisi            : 6 Kecepatan
Volume Langkah        : 249 cc
Daya Maksimal        : 18,5 Kw / 9.000 Rpm
Torsi Maksimal        : 22,5 Nm / 7.000 Rpm



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id