medcom.id, Jakarta: Pengembangan teknologi baterai seperti aki pada sepeda motor, makin tinggi. Mulai dari penggunaan material ramah lingkungan, material yang daya tahan tinggi, hingga yang paling komplit, seperti bobot ringan pun ada.
Salah satu produsen komponen yang konsen di pemasok tenaga kelistrikan itu adalah Bosch. Melalui M Li-ion aki untuk sepeda motor terbaru berteknologi lithium-ion, produsen asal Jerman ini mengantungi berhasil predikat jawara dan menyabet penghargaan untuk kategori Parts & Components.
Penggunaan teknologi mutakhir ini, diklaim bisa memberikan resistansi deep-cycle yang jauh lebih tinggi, dibanding dengan aki asam timbal konvensional. Kelebihan teknologi di M Li-ion adalah bobotnya yang ringan, hanya sepertiga dari aki biasa dan memberikan efek positif pada pusat gravitasi kendaraan.
Sistem manajemen aki yang disebut pengimbang, berfungsi juga untuk memastikan pengisian dan pelepasan seimbang pada seluruh sel aki. Juga memiliki tingkat self-discharge yang rendah.
Hasil pengisian ulang yang dapat bertahan hingga empat kali lebih lama dibanding aki asam timbal lainnya, sehingga tidak rusak saat memasuki musim dingin. Didukung kinerja tinggi serta kemampuan starter yang cepat, M Li-ion cocok dipakai kendaraan roda dua dengan kebutuhan energi tinggi, seperti sepeda motor yang dilengkapi sistem ABS dan MSC (Motorcycle Stability Control).
Kedepan Bosch berencana terus menambah rangkaian aki pada mobil penumpang dengan menggunakan teknologi lithium-ion sebagai dasarnya.
Riset yang dilakukan Bosch pun tak sia-sia. Karena dari 138 peserta dari berbagai negara menghadirkan beragam produknya untuk unjuk kebolehan dan berkompetisi di ajang Awards Automechanika Inovasi 2016, Bosch masuk dalam kategori pemenang.
medcom.id, Jakarta: Pengembangan teknologi baterai seperti aki pada sepeda motor, makin tinggi. Mulai dari penggunaan material ramah lingkungan, material yang daya tahan tinggi, hingga yang paling komplit, seperti bobot ringan pun ada.
Salah satu produsen komponen yang konsen di pemasok tenaga kelistrikan itu adalah Bosch. Melalui M Li-ion aki untuk sepeda motor terbaru berteknologi lithium-ion, produsen asal Jerman ini mengantungi berhasil predikat jawara dan menyabet penghargaan untuk kategori Parts & Components.
Penggunaan teknologi mutakhir ini, diklaim bisa memberikan resistansi
deep-cycle yang jauh lebih tinggi, dibanding dengan aki asam timbal konvensional. Kelebihan teknologi di M Li-ion adalah bobotnya yang ringan, hanya sepertiga dari aki biasa dan memberikan efek positif pada pusat gravitasi kendaraan.
Sistem manajemen aki yang disebut pengimbang, berfungsi juga untuk memastikan pengisian dan pelepasan seimbang pada seluruh sel aki. Juga memiliki tingkat
self-discharge yang rendah.

Hasil pengisian ulang yang dapat bertahan hingga empat kali lebih lama dibanding aki asam timbal lainnya, sehingga tidak rusak saat memasuki musim dingin. Didukung kinerja tinggi serta kemampuan starter yang cepat, M Li-ion cocok dipakai kendaraan roda dua dengan kebutuhan energi tinggi, seperti sepeda motor yang dilengkapi sistem ABS dan MSC (Motorcycle Stability Control).
Kedepan Bosch berencana terus menambah rangkaian aki pada mobil penumpang dengan menggunakan teknologi lithium-ion sebagai dasarnya.
Riset yang dilakukan Bosch pun tak sia-sia. Karena dari 138 peserta dari berbagai negara menghadirkan beragam produknya untuk unjuk kebolehan dan berkompetisi di ajang Awards Automechanika Inovasi 2016, Bosch masuk dalam kategori pemenang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)