Pembalap muda Yamaha Indonesia, Faeroz, bakal ikuti ajang balap ketahanan Suzuka 4-Hours. Yamaha
Pembalap muda Yamaha Indonesia, Faeroz, bakal ikuti ajang balap ketahanan Suzuka 4-Hours. Yamaha

Faeroz Bakal Uji Skill di Balap Ketahanan Suzuka 4-Hours

Otomotif balap motor pembalap nasional
Ahmad Garuda • 24 Juni 2019 09:23
Sentul: Pembalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia (YRI) Muhammad Faerozi Toreqotullah, bakal ambil bagian di ajang balap ketahanan paling bergengsi. Balap tersebut adalah Suzuka 4-hours Endurance Road Racing (ST600) yang bakal berlangsung pada 27 Juli mendatang.
 
Keikutsertaan Faeroz (sapaan akrabnya) disampaikan dalam sesi jumpa pers di Sentul Internasional Circuit (SIC) pada Minggu (23/6), yang bertepatan dengan berlangsungnya seri perdana Yamaha Sunday Race 2019.
 
Dalam balap ketahanan yang digelar setiap tahun itu, Faeroz akan memacu motor YZF-R6 diatas trek Suzuka yang memiliki lintasan sepanjang 5.821 km selama 4 jam non-stop, bergantian dengan rekan setimnya yang merupakan pembalap asal Jepang, Maiku Watanuki dari Ito-Racing Jepang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tampilnya Faeroz di Suzuka 4hours Endurance Road Racing (ST600) tidak hanya mempertegas eksistensi para rider muda Indonesia di pentas kompetisi balap dunia. Tapi juga bakal jadi ajang penjenjangan karirnya ke balap dunia.
 
Sebelumnya, di 2014 para pembalap dari tim 'Biru' itu terbagi dalam dua tim, pernah mengukir prestasi dengan menjuarai balap Suzuka 4-hours Endurance Road Racing (ST600). Keduanya berhasil menyabet gelar juara dimana YRI A sebagai juara 1 dan YRI B sebagai juara 2.
 
Faeroz Bakal Uji Skill di Balap Ketahanan Suzuka 4-Hours
 
“Kami yakin Faerozi akan mendapatkan pengalaman membalap di level internasional yang luar biasa serta belajar bagaimana mengikuti Endurance Race dan mengendarai motor besar sekelas YZF-R6,” jelas President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Minoru Morimoto.
 
Menjelang keikutsertaan Faeroz di Suzuka 4-hours, serangkaian persiapan pun dilakukan agar dapat tampil dengan optimal. Ia akan mengikuti Regular Championship selama dua hari (13-14 Juli) guna mempertajam pemahamannya atas karakter motor YZF-R6.
 
Setelah itu, pembalap asal Jawa timur ini akan menjalani Special Sport Riding (15-16 Juli) untuk mendapatkan lisensi membalap di ajang Suzuka 4hours Endurance Road Racing (ST600), dan dilanjutkan dengan Official Test atau simulasi membalap (20 Juli) sebelum akhirnya melaksanakan Free Practice & QTT di tanggal 25 Juli serta Race di tanggal 27 Juli.
 
“Ini merupakan pertama kalinya saya mengikuti balap bergengsi tersebut di Jepang. Kesempatan ini, tentunya akan saya manfaatkan untuk meningkatkan skill balap serta mental dalam menghadapi kompetisi balap di level dunia. Saya juga meminta dukungan serta doa dari masyarakat Indonesia agar saya dapat meraih gelar juara di kompetisi ini seperti yang sebelumnya pernah dilakukan oleh para rider pendahulu saya di tahun 2014,” terang Faeroz dengan penuh semangat.
 
Faeroz merupakan pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, berusia 16 tahun yang pernah mengikuti program VR 46 Academy, Mastercamp batch ke-6 di Tavullia, Italia. Pada 2016 dan 2017, Faeroz sempat berlaga di kejuaraan Motoprix dan tampil memukau dengan mendominasi perolehan podium, baik di kelas Moped 110cc, 125cc dan 150cc.
 
Di tahun 2018, Faeroz mengawali debut balap Internasional untuk pertama kalinya dengan mengikuti kejuaraan di tingkat regional yaitu Asia Road Racing Championship (ARRC) selama satu musim penuh di kelas Asia Production 250 (AP 250) dengan motor YZF-R25 buatan dalam negeri.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif