Jakarta: PT Astra Otoparts Tbk, melalui dua entitas anak usahanya di Filipina, resmi memulai langkah operasionalnya di negara tersebut. Astra Otoparts Philippines Inc. (AOPP) dan Astra Visteon Philippines Inc. (AVP) melaksanakan pengiriman perdana (first delivery) komponen otomotif kepada Honda Philippines Inc. (HPI) pada 27 Januari 2026.
“Pengiriman komponen ini mencerminkan kepercayaan Honda Philippines terhadap kapabilitas manufaktur Astra Otoparts, sekaligus menjadi langkah awal komitmen jangka panjang kehadiran manufaktur komponen otomotif di Filipina. Melalui fasilitas manufaktur AOPP dan AVP, kami siap mendukung penguatan industri otomotif yang sejalan dengan pertumbuhan pasar kendaraan roda dua di Filipina,” ujar Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdhani Dzulkarnaen Salim, melalui keterangan resminya.
Pada tahap awal, pengiriman mencakup enam produk komponen untuk engine dan frame kendaraan roda dua. Produk tersebut dipasok untuk memenuhi kebutuhan pabrikan kendaraan roda dua (Original Equipment Manufacturer/OEM) di Filipina, menandakan kesiapan fasilitas AOPP dan AVP dalam mendukung industri lokal.
Baca Juga:
Mesin Mobil Terendam Banjir, Apa yang Harus Dicek?
Pasar Roda Dua Filipina Tumbuh Signifikan
Filipina dinilai sebagai salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan positif di Asia. Iklim investasi yang relatif kondusif serta stabilitas pertumbuhan ekonomi di kisaran 6 persen menjadi faktor pendorong masuknya investasi asing di sektor ini.
Dengan jumlah penduduk mencapai 116,8 juta jiwa dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, pasar kendaraan roda dua di Filipina menunjukkan tren ekspansi yang konsisten. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan pasar kendaraan roda dua rata-rata tercatat sekitar 7,5 persen per tahun.
Pada 2025, penjualan kendaraan roda dua di Filipina diproyeksikan mencapai 1,7 juta unit. Bahkan dalam periode 2025 hingga 2030, penjualan diperkirakan tumbuh sekitar 16,5 persen.
Dari sisi rasio kepemilikan, kepadatan kendaraan roda dua di Filipina mencapai 1:7, atau satu unit sepeda motor untuk setiap tujuh penduduk. Angka ini menunjukkan potensi pasar jangka panjang yang masih terbuka luas.
Baca Juga:
10 Negara Terbesar Pengimpor Mobil dari China, Indonesia Termasuk!
Melihat prospek tersebut, pengembangan fasilitas manufaktur AOPP dan AVP di Filipina diharapkan dapat memperkuat ekspansi Astra Otoparts di kawasan Asia. Kehadiran fasilitas ini juga diproyeksikan mendukung penguatan industri otomotif nasional Filipina sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi setempat.
Bagi Astra Otoparts, langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas kapabilitas manufaktur regional secara berkelanjutan, sekaligus mengamankan posisi dalam rantai pasok industri kendaraan roda dua yang terus berkembang di Asia.
Jakarta: PT
Astra Otoparts Tbk, melalui dua entitas anak usahanya di Filipina, resmi memulai langkah operasionalnya di negara tersebut. Astra Otoparts Philippines Inc. (AOPP) dan Astra Visteon Philippines Inc. (AVP) melaksanakan pengiriman perdana (first delivery)
komponen otomotif kepada Honda Philippines Inc. (HPI) pada 27 Januari 2026.
“Pengiriman komponen ini mencerminkan kepercayaan Honda Philippines terhadap kapabilitas manufaktur Astra Otoparts, sekaligus menjadi langkah awal komitmen jangka panjang kehadiran manufaktur komponen otomotif di Filipina. Melalui fasilitas manufaktur AOPP dan AVP, kami siap mendukung penguatan industri otomotif yang sejalan dengan pertumbuhan pasar kendaraan roda dua di Filipina,” ujar Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdhani Dzulkarnaen Salim, melalui keterangan resminya.
Pada tahap awal, pengiriman mencakup enam produk komponen untuk engine dan frame kendaraan roda dua. Produk tersebut dipasok untuk memenuhi kebutuhan pabrikan kendaraan roda dua (Original Equipment Manufacturer/OEM) di Filipina, menandakan kesiapan fasilitas AOPP dan AVP dalam mendukung industri lokal.
Pasar Roda Dua Filipina Tumbuh Signifikan
Filipina dinilai sebagai salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan positif di Asia. Iklim investasi yang relatif kondusif serta stabilitas pertumbuhan ekonomi di kisaran 6 persen menjadi faktor pendorong masuknya investasi asing di sektor ini.
Dengan jumlah penduduk mencapai 116,8 juta jiwa dan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, pasar kendaraan roda dua di Filipina menunjukkan tren ekspansi yang konsisten. Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan pasar kendaraan roda dua rata-rata tercatat sekitar 7,5 persen per tahun.
Pada 2025, penjualan kendaraan roda dua di Filipina diproyeksikan mencapai 1,7 juta unit. Bahkan dalam periode 2025 hingga 2030, penjualan diperkirakan tumbuh sekitar 16,5 persen.
Dari sisi rasio kepemilikan, kepadatan kendaraan roda dua di Filipina mencapai 1:7, atau satu unit sepeda motor untuk setiap tujuh penduduk. Angka ini menunjukkan potensi pasar jangka panjang yang masih terbuka luas.
Melihat prospek tersebut, pengembangan fasilitas manufaktur AOPP dan AVP di Filipina diharapkan dapat memperkuat ekspansi Astra Otoparts di kawasan Asia. Kehadiran fasilitas ini juga diproyeksikan mendukung penguatan industri otomotif nasional Filipina sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi setempat.
Bagi Astra Otoparts, langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas kapabilitas manufaktur regional secara berkelanjutan, sekaligus mengamankan posisi dalam rantai pasok industri kendaraan roda dua yang terus berkembang di Asia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)