Jakarta: Skuter matik alias skutik menjadi salah segmen kendaraan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Skutik dipilih karena praktis, mudah dikendarai, dan relatif efisien dalam konsumsi bahan bakar. Di tengah kebutuhan menekan biaya operasional, aspek irit BBM pun menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli motor.
Sejumlah skutik yang dipasarkan di Indonesia menawarkan konsumsi BBM di atas 50 km per liter berdasarkan klaim maupun hasil pengujian. Namun, angka konsumsi sebenarnya dapat berbeda tergantung kondisi jalan, beban, serta gaya berkendara.
Lantas, skutik apa saja yang dikenal paling irit BBM di Indonesia? Ini pilihannya:
1. Honda BeAT
Honda BeAT merupakan skutik bermesin 110 cc dengan teknologi eSP dan PGM-FI. Motor ini menggunakan transmisi otomatis V-Matic dan memiliki kapasitas tangki sekitar 4,2 liter.
Baca Juga :
Jenis Sepeda Motor ini Wajib Pakai Pertamax Lho!
Untuk konsumsi bahan bakar, Honda BeAT dikenal sebagai salah satu skutik yang irit. Dalam pengujian, konsumsi BBM dapat berada di kisaran 60-65 km per liter, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
2. Yamaha Fazzio Hybrid
Yamaha Fazzio Hybrid merupakan skutik 125 cc yang menggunakan mesin Blue Core Hybrid dengan teknologi Electric Power Assist Start untuk membantu akselerasi awal. Mesin berkapasitas 124,86 cc ini menghasilkan tenaga maksimal 6,2 kW (8,4 PS) pada 6.500 rpm dan torsi 10,6 Nm pada 4.500 rpm. Berdasarkan hasil pengujian, konsumsi BBM diklaim mencapai 68,9 km per liter.
3. Honda Scoopy
Honda Scoopy merupakan skutik 110 cc yang mengandalkan mesin eSP dan sistem injeksi PGM-FI dengan tenaga 6,7 kW (9,1 PS) dan torsi maksimal 9,3 Nm. Motor ini menggunakan transmisi otomatis V-Matic serta dilengkapi fitur Idling Stop System (ISS) yang membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Angka konsumsi sekitar 59 km per liter, namun hasil bisa berbeda-beda tergantung kondisi jalan, beban, dan gaya berkendara.
4. Honda Genio
Honda Genio merupakan skutik 110 cc yang mengandalkan mesin eSP, SOHC, 4-tak, satu silinder dengan sistem injeksi PGM-FI. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 6,6 kW (9,0 PS) pada 7.500 rpm dan torsi 9,3 Nm pada 5.500 rpm.
Motor ini menggunakan transmisi otomatis V-Matic dan memiliki tangki BBM berkapasitas 4,2 liter. Soal konsumsi BBM, Honda Genio diklaim mencapai 58 km per liter.
5. Yamaha Gear 125
Yamaha Gear 125 merupakan skutik 125 cc yang menggunakan mesin Blue Core dengan teknologi Smart Motor Generator (SMG) dan Stop & Start System untuk membantu efisiensi bahan bakar.
Mesin 124,96 cc tersebut menghasilkan tenaga maksimal 7,0 kW (9,5 PS) pada 8.000 rpm dan torsi 9,5 Nm pada 5.500 rpm. Konsumsi BBM motor ini 56,11 km/liter berdasarkan pengujian Yamaha.
Jakarta: Skuter matik alias
skutik menjadi salah segmen kendaraan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Skutik dipilih karena praktis, mudah dikendarai, dan relatif efisien dalam konsumsi bahan bakar. Di tengah kebutuhan menekan biaya operasional, aspek irit BBM pun menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli
motor.
Sejumlah skutik yang dipasarkan di Indonesia menawarkan konsumsi BBM di atas 50 km per liter berdasarkan klaim maupun hasil pengujian. Namun, angka konsumsi sebenarnya dapat berbeda tergantung kondisi jalan, beban, serta gaya berkendara.
Lantas, skutik apa saja yang dikenal paling irit BBM di Indonesia? Ini pilihannya:
1. Honda BeAT

Honda BeAT merupakan skutik bermesin 110 cc dengan teknologi eSP dan PGM-FI. Motor ini menggunakan transmisi otomatis V-Matic dan memiliki kapasitas tangki sekitar 4,2 liter.
Untuk konsumsi bahan bakar, Honda BeAT dikenal sebagai salah satu skutik yang irit. Dalam pengujian, konsumsi BBM dapat berada di kisaran 60-65 km per liter, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
2. Yamaha Fazzio Hybrid

Yamaha Fazzio Hybrid merupakan skutik 125 cc yang menggunakan mesin Blue Core Hybrid dengan teknologi Electric Power Assist Start untuk membantu akselerasi awal. Mesin berkapasitas 124,86 cc ini menghasilkan tenaga maksimal 6,2 kW (8,4 PS) pada 6.500 rpm dan torsi 10,6 Nm pada 4.500 rpm. Berdasarkan hasil pengujian, konsumsi BBM diklaim mencapai 68,9 km per liter.
3. Honda Scoopy

Honda Scoopy merupakan skutik 110 cc yang mengandalkan mesin eSP dan sistem injeksi PGM-FI dengan tenaga 6,7 kW (9,1 PS) dan torsi maksimal 9,3 Nm. Motor ini menggunakan transmisi otomatis V-Matic serta dilengkapi fitur Idling Stop System (ISS) yang membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Angka konsumsi sekitar 59 km per liter, namun hasil bisa berbeda-beda tergantung kondisi jalan, beban, dan gaya berkendara.
4. Honda Genio

Honda Genio merupakan skutik 110 cc yang mengandalkan mesin eSP, SOHC, 4-tak, satu silinder dengan sistem injeksi PGM-FI. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 6,6 kW (9,0 PS) pada 7.500 rpm dan torsi 9,3 Nm pada 5.500 rpm.
Motor ini menggunakan transmisi otomatis V-Matic dan memiliki tangki BBM berkapasitas 4,2 liter. Soal konsumsi BBM, Honda Genio diklaim mencapai 58 km per liter.
5. Yamaha Gear 125

Yamaha Gear 125 merupakan skutik 125 cc yang menggunakan mesin Blue Core dengan teknologi Smart Motor Generator (SMG) dan Stop & Start System untuk membantu efisiensi bahan bakar.
Mesin 124,96 cc tersebut menghasilkan tenaga maksimal 7,0 kW (9,5 PS) pada 8.000 rpm dan torsi 9,5 Nm pada 5.500 rpm. Konsumsi BBM motor ini 56,11 km/liter berdasarkan pengujian Yamaha.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(PRI)