Ada sejumlah ciri keaslian yang dimiliki oleh Yoshimura dan Akrapovic. Medcom.id/Ekawan Raharja
Ada sejumlah ciri keaslian yang dimiliki oleh Yoshimura dan Akrapovic. Medcom.id/Ekawan Raharja

Trik Membedakan Knalpot Racing Asli dan yang Palsu

Otomotif tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 04 Desember 2019 11:56
Jakarta: Bagi pemilik sepeda motor, khususnya model sport, tentu mengganti beberapa komponen di motor, bisa jadi salah satu cara meningkatkan performa dan penampilan. Salah satu yang paling sering mendapat perhatian untuk penggantian adalah knalpot. Tapi Anda patut waspada, lantaran harus tahu betul ciri-ciri komponen yang asli agar tidak tertipu barang palsu.
 
Kalau membahas knalpot Yoshimura, setidaknya ada empat ciri yang menjadi tanda knalpot tersebut asli. Konsumen bisa secara langsung mengidentifikasi dengan mudah untuk mengenalinya.
 
Sales & Marketing Manager Trivera Jaya (distributor resmi Yoshimura Indonesia), Hanky Kurniawan, menjelaskan ciri pertama yang harus dilihat adalah rivets yang digunakan untuk menempel part-part yang ada di knalpot. Untuk Yoshimura asli di bagian rivetsnya di buat dengan motif polkadot di penggirannya, sedangkan yang palsu rivets-nya polos tanpa motif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Cermati Ciri-Ciri Knalpot Asli, agar Tak Tertipu
 
Selain itu ciri asli juga ditandai dengan logo yang dibuat dengan model embose, sehingga logonya tersebut akan terasa jika disentuh. Kemudian calon pembeli juga bisa melihat dari pengerjaan las untuk menyambung beberapa bagian dikerjakan dengan rapi.
 
"Kemudian untuk knalpot asli juga dilengkapi dengan barcode yang dilaser di bagian belakang. Barcode di knalpot ini kalau di cek oleh produsen akan ketahuan tanggal produksinya."
 
Kemudian Owner Sphinx Motorsport (distributor Akrapovic Indonesia), Budiman Terianto, juga membeberkan beberapa ciri untuk mengenali keaslian knalpot Akrapovic. Menurutnya di setiap knalpot tersebut dilengkapi dengan nomor serial sebagai tanda identifikasi.
 
Cermati Ciri-Ciri Knalpot Asli, agar Tak Tertipu
 
"Salah satunya dengan mengecek serial number unik yang terpatri di tiap ujung leher knalpot," tambah Budiman.
 
Sementara itu Didit mekanik yang praktek di bengkel motor MSD di bilangan Bekasi Timur menjelaskan, knalpot yang bocor bisa disebabkan dari pipa yang mengalami korosi atau karat, karena usia pakai atau jarang mencuci motor. Kotoran yang menempel di knalpot lama kelamaan bisa bikin karat.
 
Jika bagian pipa pembuangan masih dalam kondisi baik, maka penyebab kebocoran dipastikan berasal dari paking knalpot yang sudah rusak.
 
Selain usia pakai, sering bongkar pasang knalpot dan baut yang kendor, menjadi faktor lain penyebab paking knalpot jadi cepat rusak atau tidak awet.
 
Cara mendeteksi kebocoran akibat paking rusak sangat mudah, terutama di pagi hari saat pertama kali mesin akan dihidupkan. Engkol untuk menghidupkan mesin di pagi hari, bila terasa ringan dari biasanya itu akibat kompresi mesin menurun. Kemungkinan disebabkan oleh packing yang rusak.
 
"Saat mesin dihidupkan, knalpot yang bocor akan mengeluarkan suara yang berbeda. Kalau bocor di bagian pipa maka harus di-las. Kalau bocor di bagian packing, maka harus diganti dengan yang baru, dan harus yang orisinil biar lebih awet," jelas Didit.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif