Jakarta: Masalah teknis lost compression di mesin yang menjadi permasalahan umum di X-Ride 125 selama ini, akhirnya mendapat solusi dari Yamaha. Pabrikan yang baru saja meluncurkan produknya itu di penghujung Jakarta Fair Kemayoran akhir pekan lalu itu, berjanji bahwa masalah itu sudah mereka selesaikan.
Berdasarkan keluhan yang diberikan oleh Maulana sebagai pengguna X-Ride dari X-Riders Indonesia, bahwa masalah itu menjadi masalah umum pemilik motor matic bergenre petualang tersebut. Dampaknya akan terasa ketika digunakan dalam perjalanan touring dengan sedang atau jauh.
"Masalah ini sebenarnya sudah cukup lama terjadi di X-Ride. Makanya saya cukup penasaran, apakah X-Ride yang terbaru ini sudah terselesaikan masalah teknisnya atau Yamaha belum menyentuhnya sama sekali?" tanya Maulana dalam sesi jumpa pers yang juga dihadiri oleh komunitas pengguna motor itu.
Bersamaan dengan peluncuran All New X-Ride pada Sabtu (30/6/2018), Vice President dan COO PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti menegaskan bahwa masalah itu berhasil mereka selesaikan.
"Setelah berbicara dengan tim teknis, saya pastikan tidak akan terjadi lagi masalah lost compression di motor ini. Karena selain kami lakukan penyempurnaan di sektor performa mesin, juga kami lakukan beberapa perbaikan terkait masalah seperti itu. Kalau masih penasaran, di beberapa lokasi pameran atau showroom, bisa dilakukan pengetesan," klaim Dyonisius Beti.
Selain memastikan masalah teknis tersebut takkan terjadi lagi, Dyonisius juga menegaskan bahwa fitur yang mereka sertakan di produk terbaru mereka ini tak dapat diaplikasikan ke produk lama. Terutama fitur yang berhubungan langsung dengan sistem kelistrikan dan setup ECU seperti answer back system.
Menurutnya, perbedaan di setup ECU atau kelistrikan motor terlalu ribet untuk disesuaikan. "Bisa-bisa kelistrikan jadi tekor dan membuat setup jadi pincang. Makanya kami tidak merekomendasikan untuk memasang fitur answer back system untuk di tipe lama."
Jakarta: Masalah teknis lost compression di mesin yang menjadi permasalahan umum di X-Ride 125 selama ini, akhirnya mendapat solusi dari Yamaha. Pabrikan yang baru saja meluncurkan produknya itu di penghujung Jakarta Fair Kemayoran akhir pekan lalu itu, berjanji bahwa masalah itu sudah mereka selesaikan.
Berdasarkan keluhan yang diberikan oleh Maulana sebagai pengguna X-Ride dari X-Riders Indonesia, bahwa masalah itu menjadi masalah umum pemilik motor matic bergenre petualang tersebut. Dampaknya akan terasa ketika digunakan dalam perjalanan touring dengan sedang atau jauh.

"Masalah ini sebenarnya sudah cukup lama terjadi di X-Ride. Makanya saya cukup penasaran, apakah X-Ride yang terbaru ini sudah terselesaikan masalah teknisnya atau Yamaha belum menyentuhnya sama sekali?" tanya Maulana dalam sesi jumpa pers yang juga dihadiri oleh komunitas pengguna motor itu.
Bersamaan dengan peluncuran All New X-Ride pada Sabtu (30/6/2018), Vice President dan COO PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti menegaskan bahwa masalah itu berhasil mereka selesaikan.

"Setelah berbicara dengan tim teknis, saya pastikan tidak akan terjadi lagi masalah lost compression di motor ini. Karena selain kami lakukan penyempurnaan di sektor performa mesin, juga kami lakukan beberapa perbaikan terkait masalah seperti itu. Kalau masih penasaran, di beberapa lokasi pameran atau showroom, bisa dilakukan pengetesan," klaim Dyonisius Beti.
Selain memastikan masalah teknis tersebut takkan terjadi lagi, Dyonisius juga menegaskan bahwa fitur yang mereka sertakan di produk terbaru mereka ini tak dapat diaplikasikan ke produk lama. Terutama fitur yang berhubungan langsung dengan sistem kelistrikan dan setup ECU seperti answer back system.
Menurutnya, perbedaan di setup ECU atau kelistrikan motor terlalu ribet untuk disesuaikan. "Bisa-bisa kelistrikan jadi tekor dan membuat setup jadi pincang. Makanya kami tidak merekomendasikan untuk memasang fitur answer back system untuk di tipe lama."
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)