Sistem airbag pada rompi akan mengembang dalam hitungan detik. Rideapart
Sistem airbag pada rompi akan mengembang dalam hitungan detik. Rideapart

Teknologi Otomotif

Helite Bikin Rompi Pakai Teknologi Airbag, Biker Lebih Aman

Otomotif teknologi otomotif perlengkapan berkendara
M. Bagus Rachmanto • 05 Desember 2019 13:36
Perancis: Produsen apparel sepeda motor asal Perancis, Helite telah merancang rompi dengan sistem airbag yang dipakai seperti ransel yang dapat melindungi penggunanya. Rompi ini menggadopsi sistem kendali 'Cutting The Cable'. Penyebaran airbagnya dengan kabel tether.
 
Seperti ditulis Ridepart, sistem airbag pada rompi akan mengembang dalam hitungan detik saat kabel terlepas, ketika pengendara jatuh dari sepeda motor.
 
Diketahui, dalam satu tahun terakhir ini, Helite telah mengembangkan sistem sensor nirkabel untuk airbagnya, dan sekarang Helite memperkenalkan teknologi itu ke pasaran. Bagian yang menarik adalah bahwa airbang rancangan Helite itu mengaplikasikan dua sensor. Satu aribag terpasang di rompi, dan satu lagi dipasang di garpu sepeda motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sensor yang terpasang di bagian garpu diklaim memiliki waktu respons 32 milidetik (0.032 detik), sedangkan sensor pada rompi bereaksi dalam 62 ms (0.026). Sensor garpu berfungsi dan mendeteksi kecelakaan kecepatan rendah, dan saat sepeda motor berhenti. Di mana sepeda motor yang berhenti dan kemudian ditabrak oleh kendaraan lain yang melintas. Sensor ini dirancang menjadi pelindung belakang yang bekerja secara nirkabel, dengan daya tahan baterai lima tahun dan tidak memerlukan koneksi apa pun ke data server atau GPS.
 
Meskipun masih dalam proses pengembangan, banyak yang berharap perusahaan dapat mengujinya secara efektif di semua kondisi jalan agar tidak terjadi reaksi atau analisa sensor yang palsu. Apalagi sensor yang terpasang di bagian garpu kemungkinan rentan terhadap guncangan ketika melintasi jalan yang tidak rata atau berlubang.
 
Helite menawarkan keduanya dapat dibeli secara terpisah, rompinya saja atau sensor garpu. Perusahaan mengatakan penggunaan sensor garpu tidak efektif untuk dipakai di lintasan balap, di mana kecepatan tinggi dan tabrakan dengan benda-benda yang tidak umum.
 
Disebutkan, selain Helite GP Air, pengaman biker Turtle 2 juga akan tersedia pada awal 2020. Perusahaan ini juga mengembangkan ransel dengan airbag terintegrasi. Udara terkompresi 12 liter yang terkonsentrasi di sekitar area yang rawan cedera mulai leher, tulang belakang, tulang selangka, rongga dada dan perut. Harga belum diumumkan
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif