medcom.id, Jakarta: Sejak Kawasaki memamerkan versi prototipe balap Ninja H2R di ajang Intermot, Jerman (1-5/10/2014), banyak yang ingin tahu seperti apa teknologinya. Bahkan juga performa motor tersebut di lintasan.
Kawasaki pun akhirnya luluh untuk memperlihatkan simulasi performa motor tersebut melalui unggahan tayangannya di YouTube. Dalam tayangan berdurasi 1 menit tersebut, disebutkan bahwa putaran mesin Kawasaki Ninja H2 di bagian crankshaft mencapai 14.000 RPM.
Hal itu bisa tercapai berkat penggunaan teknologi yang mirip dengan transmisi di propeller pesawat, alias sistem supercharger-nya. Sementara di step-up gear-nya mampu mencapai 16.000 RPM dan pada bagian impeller (supercharger), mampu mencapai 130.000 RPM.
Tentu kekuatan putaran inilah yang mampu menelurkan tenaga hingga 300 daya kuda (dk). Namun untuk versi produk massalnya, tenaga diturunkan hingga 200 dk kemungkinan untuk menjaga keawetan komponen mesin. Selain itu juga faktor keselamatan pengendara.
Motor ini kabarnya juga akan dibawa PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) ke ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) pada 29 September 2014 mendatang. Meski belum pasti, namun Kawasaki bisa memastikan peluncurannya di ajang EICMA (Milan Motor Show) pada 4 November 2014 mendatang.
medcom.id, Jakarta: Sejak Kawasaki memamerkan versi prototipe balap Ninja H2R di ajang Intermot, Jerman (1-5/10/2014), banyak yang ingin tahu seperti apa teknologinya. Bahkan juga performa motor tersebut di lintasan.
Kawasaki pun akhirnya luluh untuk memperlihatkan simulasi performa motor tersebut melalui unggahan tayangannya di YouTube. Dalam tayangan berdurasi 1 menit tersebut, disebutkan bahwa putaran mesin Kawasaki Ninja H2 di bagian
crankshaft mencapai 14.000 RPM.
Hal itu bisa tercapai berkat penggunaan teknologi yang mirip dengan transmisi di
propeller pesawat, alias sistem
supercharger-nya. Sementara di
step-up gear-nya mampu mencapai 16.000 RPM dan pada bagian
impeller (
supercharger), mampu mencapai 130.000 RPM.
Tentu kekuatan putaran inilah yang mampu menelurkan tenaga hingga 300 daya kuda (dk). Namun untuk versi produk massalnya, tenaga diturunkan hingga 200 dk kemungkinan untuk menjaga keawetan komponen mesin. Selain itu juga faktor keselamatan pengendara.
Motor ini kabarnya juga akan dibawa PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) ke ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) pada 29 September 2014 mendatang. Meski belum pasti, namun Kawasaki bisa memastikan peluncurannya di ajang EICMA (Milan Motor Show) pada 4 November 2014 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)