medcom.id, BSD City: Tahun ini adalah tahun kedua BMW Motorrad Indonesia (BMWMI) mengikuti pameran berskala dunia di Indonesia. Salah satu yang menarik adalah S 1000 RR, superbike premium yang pertama kali meluncur di 2009. Lantaran sudah mengalami banyak ubahan, harga motor pun diklaim tembus angka Rp700 juta, tepatnya Rp714 juta.
Motor yang mengambil tempat di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) itu, hadir menyasar konsumen kelas atas dengan menawarkan produk-produk unggulannya. Tentang harga jual terbilang tinggi, jika dibandingkan superbike asal Jepang di angka Rp400-500 jutaan dengan kapasitas 1.000 cc. Power to weight ratio jadi pembuktian bahwa motor tersebut memang pantas menyandang harga yang lebih mahal.
Tenaga puncak motor ini mencapai 199 daya kuda, torsi 113 Nm dan bobot hanya 204 kilogram dengan kondisi bahan bakar penuh dan penggunaan race ABS. Paduan pas ini menghasilkan kombinasi power to weight ratio sempurna.
“Ini superbike dengan kombinasi sempurna dari performa, reliabilitas, German engineering and build quality, fitur berlimpah serta kenyamanan dan user friendly khas yang telah lama dikenal konsumen,” ungkap Marketing & PR Manager BMWMI, Karim Rachman.
S 1000 RR memiliki rangka ringan, perpaduan antara rigidity dan flexibility. Dengan geometri rangka yang telah dioptimalkan, mampu menghasilkan pengendalian yang baik, peningkatan traksi, serta feedback yang baik ke pengendara.
Riding mode sesuai dengan kebutuhan pengendara berdasarkan lintasan yang dilalui yakni rain, sport, race, serta pro riding mode feature, slick dan user yang sudah terintegrasi dengan Launch Control.
medcom.id, BSD City: Tahun ini adalah tahun kedua BMW Motorrad Indonesia (BMWMI) mengikuti pameran berskala dunia di Indonesia. Salah satu yang menarik adalah S 1000 RR, superbike premium yang pertama kali meluncur di 2009. Lantaran sudah mengalami banyak ubahan, harga motor pun diklaim tembus angka Rp700 juta, tepatnya Rp714 juta.
Motor yang mengambil tempat di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) itu, hadir menyasar konsumen kelas atas dengan menawarkan produk-produk unggulannya. Tentang harga jual terbilang tinggi, jika dibandingkan superbike asal Jepang di angka Rp400-500 jutaan dengan kapasitas 1.000 cc.
Power to weight ratio jadi pembuktian bahwa motor tersebut memang pantas menyandang harga yang lebih mahal.
Tenaga puncak motor ini mencapai 199 daya kuda, torsi 113 Nm dan bobot hanya 204 kilogram dengan kondisi bahan bakar penuh dan penggunaan race ABS. Paduan pas ini menghasilkan kombinasi
power to weight ratio sempurna.
“Ini superbike dengan kombinasi sempurna dari performa, reliabilitas, German
engineering and build quality, fitur berlimpah serta kenyamanan dan
user friendly khas yang telah lama dikenal konsumen,” ungkap Marketing & PR Manager BMWMI, Karim Rachman.
S 1000 RR memiliki rangka ringan, perpaduan antara
rigidity dan
flexibility. Dengan geometri rangka yang telah dioptimalkan, mampu menghasilkan pengendalian yang baik, peningkatan traksi, serta
feedback yang baik ke pengendara.
Riding mode sesuai dengan kebutuhan pengendara berdasarkan lintasan yang dilalui yakni
rain, sport, race, serta
pro riding mode feature, slick dan
user yang sudah terintegrasi dengan Launch Control.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)