Sesi berkendara di sekitar Desa Rejowinangun Yogyakarta. Adira Finance
Sesi berkendara di sekitar Desa Rejowinangun Yogyakarta. Adira Finance

Klub dan Komunitas

Desa Rejowinangun Diklaim Ramah Bagi Pengendara, Ini Alasannya

Ekawan Raharja • 14 September 2022 11:00
Yogyakarta: Desa Rejowinangun di Yogyakarta dikenal sebagai dewa wisata yang menawarkan edukasi agro, kerajinan, kuliner, sejarah, seni budaya, hingga souvenir. Desa ini juga baru-baru ini mendapatkan status sebagai 'Desa Wisata Ramah Berkendara' oleh Adira Finance.
 
Rejowinangun dipilih sebagai salah satu Desa Wisata Ramah Berkendara karena telah memenuhi kriteria pendukung untuk kegiatan berkendara. Parameter yang diberikan meliputi infrastruktur seperti jalanan beraspal, penerangan lalu lintas, stasiun pengisian bahan bakar, dan bengkel otomotif; sumber daya manusia termasuk pelaku ekonomi kreatif, pengelola dan pemandu wisata; serta ekosistem pariwisata yaitu tempat wisata, akomodasi, ataupun fasilitas lainnya.
 
Kepala Desa Rejowinangun, Handani Bagus Setiarso, mengucapkan terima kasih atas predikat yang diberikan. Terlebih predikat yang diberikan ini juga berbarengan dengan Festival Pasar Rakyat di Pasar Legi Kotagede pada Sabtu (10-9-2022) sehingga semakin menyemarakan wisata di sana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami menyambut baik program Festival Kreatif Lokal 2022 dan berterima kasih kepada Adira Finance sebagai mitra dari Kemenparekraf RI yang telah mendukung pengembangan Desa Rejowinangun sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara. Semoga lebih banyak wisatawan yang mengetahui dan berkunjung ke Desa Rejowinangun,” ungkap Handani melalui keterangan resmi.
 
Direktur Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi, menyebutkan status Desa Wisata Ramah Berkendara diberikan kepada wilayah yang memiliki wisata dengan fasilitas berkendara yang memadai. Sehingga masyarakat di sekitar Yogyakarta yang ingin berwisata ke Desa Rejowinangun bisa menggunakan sepeda motor dengan nyaman selama ada di lokasi.
 
“Kami melihat bahwa jarak tempuh untuk berwisata kini relatif lebih pendek, dimana masyarakat akan lebih mencari destinasi wisata yang tidak jauh dari domisili mereka dan dapat dengan mudah dikunjungi menggunakan mobil atau motor. Sehingga, pada program tahun ini kami bersama Kemenparekraf memilih lima desa wisata yang memenuhi kriteria sebagai desa ramah berkendara untuk wilayah Jawa dan Bali," ungkap Swandajani.
 
Di tahun 2022, tercatat ada 5 destinasi wisata ramah berkendara. Selain Desa Rejowinangun Yogyakarta, terdapat juga Desa Karanganyar Jawa Tengah, Desa Sanankerto Malang, Desa Saung Ciburial Garut, dan Desa Carangsari Badung.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif