Madrid: Penyelenggara MotoGP membuat peraturan baru yang akan berlaku mulai musim balap 2018. Aturan tersebut mengatur penggunaan airbag oleh para pembalap MotoGP.
Sebelumnya penggunaan airbag di racing suit para pembalap tak diwajibkan, namun sejumlah rider papan atas sudah menggunakannya, seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez sudah menggunakannya.
Kini seluruh rider wajib menggunakan airbag, tak hanya pembalap MotoGP tapi juga Moto2 dan Moto3. Aturan ini ditulis wajib untuk seluruh peserta, kecuali pembalap wild card.
Dengan penggunaan airbag, diharapkan tulang bahu dan tulang selangka bisa lebih terlindungi. Untuk airbag tulang belakang memang belum diharuskan, tapi jika menggunakan wajib menutupi seluruh bagian tulang belakang.
Saat ini belum semua penyedia racing suit untuk pembalap memiliki teknologi airbag, kecuali Dainese dengan D-air dan Alpinestars lewat Tech Air Race. Valentino Rossi memberi tanggapan positif terkait aturan baru ini.
"Di awal Dainese mengembangkan airbag, itu terasa berat dan menggangu pergerakan, namun mereka berhasil memperbaikinya dan saya tak mau masuk lintasan tanpa D-air karena sangat membantu saat crash," katanya.
Airbag yang digunakan pembalap memiliki sensor yang berada di racing suit dan motor. Sensor ini akan membaca jika pembalap terlempar dari motor, maka airbag akan mengembang seper sekian detik.
Madrid: Penyelenggara MotoGP membuat peraturan baru yang akan berlaku mulai musim balap 2018. Aturan tersebut mengatur penggunaan
airbag oleh para pembalap MotoGP.
Sebelumnya penggunaan
airbag di
racing suit para pembalap tak diwajibkan, namun sejumlah
rider papan atas sudah menggunakannya, seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez sudah menggunakannya.
Kini seluruh rider wajib menggunakan
airbag, tak hanya pembalap MotoGP tapi juga Moto2 dan Moto3. Aturan ini ditulis wajib untuk seluruh peserta, kecuali pembalap
wild card.
Dengan penggunaan
airbag, diharapkan tulang bahu dan tulang selangka bisa lebih terlindungi. Untuk
airbag tulang belakang memang belum diharuskan, tapi jika menggunakan wajib menutupi seluruh bagian tulang belakang.

Saat ini belum semua penyedia
racing suit untuk pembalap memiliki teknologi
airbag, kecuali Dainese dengan D-air dan Alpinestars lewat Tech Air Race. Valentino Rossi memberi tanggapan positif terkait aturan baru ini.
"Di awal Dainese mengembangkan
airbag, itu terasa berat dan menggangu pergerakan, namun mereka berhasil memperbaikinya dan saya tak mau masuk lintasan tanpa D-air karena sangat membantu saat
crash," katanya.
Airbag yang digunakan pembalap memiliki sensor yang berada di
racing suit dan motor. Sensor ini akan membaca jika pembalap terlempar dari motor, maka
airbag akan mengembang seper sekian detik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)