Mengenal Jenis Rem ABS untuk Sepeda Motor
Rem ABS digunakan pada rem cakram saja. Drivespark
Jakarta: Rem dengan teknologi anti-lock braking system (ABS) saat ini mulai banyak digunakan di sepeda motor, termasuk motor bermesin kecil yang beredar di Indonesia. Teknologi ini awalnya banyak digunakan di motor-motor berkapasitas mesin besar.

Rem ABS punya tugas untuk mencegah roda mengunci pada saat pengereman mendadak atau di permukaan jalan yang licin. Teknologi ini akan mengatur tekanan hidrolik pada sistem pengereman. Pasalnya jika roda sampai terkunci, laju motor akan lebih sulit dikontrol.

Menurut Technical Service Training Instructor PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno, setidaknya ada tiga jenis sistem pengereman ABS. Pertama jenis ABS tiga channel, ABS dua channel dan ABS satu channel.

"ABS tiga channel atau biasa disebut C-ABS, mengkombinasikan fitur ABS dan CBS (combi brake system). Biasanya sistem ini diaplikasikan pada motor berkapasitas besar," katanya di Astra Honda Training Center, Sunter, Jakarta beberapa waktu lalu.


Kemudian untuk ABS dua channel, merupakan sistem ABS yang bekerja masing-masing pada roda depan dan belakang. "Biasanya diaplikasikan pada motor berkapasitas menengah hingga besar," jelasnya. Contohnya adalah Honda CBR250RR.

Terakhir ABS satu channel, biasanya ABS hanya terpasang pada salah satu roda saja dan umumnya adalah roda depan. Pengaplikasiannya untuk motor-motor bermesin kecil, seperti PCX 150 terbaru.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id