medcom.id, Jakarta: Menyusul KTM RC390 yang sudah diluncurkan lebih dulu dengan harga Rp125 juta, PT Moto KTM Indonesia (MKI) memperkenalkan adiknya, KTM RC200 pada pertengahan November ini.
Tanpa seremonial resmi seperti yang dilakukan ketika menghadirkan RC390, tapi kali ini www.metrotvnews.com beruntung sempat melakukan sesi test ride singkat di markas PT MKI, dibilangan BSD, Tangerang.
Motor ini bisa disebut sebagai kembaran KTM Duke 200. Namun kali ini mesin 200 cc milik Duke dipakaikan baju (fairing). Desainnya cukup sporty dengan bentuk yang mungkin bagi sebagian orang dianggap nyeleneh namun eksotik. Lantaran menyerupai paruh bebek yang berisi lampu senja dibagian depan.
Tapi yang membuatnya lebih menarik adalah posisi lampu sein berada pada batang kaca spion. Sementra pada bagian belakang, jok boncenger tersamarkan yang membuatnya seperti memakai single seater.
Posisi berkendara untuk rider berpostur 172 cm membuat kaki sedikit menjinjit. Badan harus membungkuk untuk meraih setang. Seperti memgendarai motor balap karena posisi pijakan kaki pun agak tinggi dan posisinya sedikit mundur.
"Inilah salah satu bagian dari Ready To Race-nya KTM, jadi tidak perlu ganti footstep, setang jepit dan lainnya sudah langsung bisa dipakai di sirkuit," kata Aris Susanto, selaku Marketing Communication PT KMI.
Langsung putar kontak ke posisi ON, spidometer yang mirip dengan Duke 200 langsung menyala. Coba berjalan pelan untuk merasakan karakter mesin dan handling-nya.
Mesin yang sama dengan Duke 200 ini terasa kurang mantap di putaran bawah. Disinyalir karena ada perbedaan setup ECU yang membuat tenaga puncak 25 daya kuda dicapai pada 10.000 RPM.
Urusan handling termasuk lincah, walaupun posisi badan menunduk, setang mudah saja dibelokkan untuk putar arah. Berat motor yang mencapai 137 kilogram tak berpengaruh terhadap handling. Suspensi jenis upside down depan dan monoshock belakang mantap mengawal ayunan roda.
Sedikit kecewa ketika mendengar suara mesinnya yang kurang menarik, seperti tak sebanding dengan bentuknya yang keren. Beberapa hal lain yang harus diperhatikan adalah motor ini tanpa pengaman rumah kunci, jadi hati-hati ketika memarkirkan motor.
Dengan fitur-fitur yang dimilikinya, harga Rp59,5 juta tentu bisa dijadikan pertimbangan jika dibandingkan dengan merek-merek asal Jepang.
Spesifikasi
Tipe mesin : 1 silinder, 4-tak DOHC, pendingin cairan
Kapasitas mesin : 200 cc
Bore x stroke : 72 mm x 49 mm
Tenaga maksimum : 25 dk @10.000 RPM
Torsi maksimum : 19,2 Nm @8.000 RPM
Berat motor : 137,5 kg
kapasitas tangki: 10 liter
Rem depan : cakram 300 mm
Rem belakang : cakram 230 mm
Jarak sumbu roda: 1.340 mm
medcom.id, Jakarta: Menyusul KTM RC390 yang sudah diluncurkan lebih dulu dengan harga Rp125 juta, PT Moto KTM Indonesia (MKI) memperkenalkan adiknya, KTM RC200 pada pertengahan November ini.
Tanpa seremonial resmi seperti yang dilakukan ketika menghadirkan RC390, tapi kali ini
www.metrotvnews.com beruntung sempat melakukan sesi
test ride singkat di markas PT MKI, dibilangan BSD, Tangerang.
Motor ini bisa disebut sebagai kembaran KTM Duke 200. Namun kali ini mesin 200 cc milik Duke dipakaikan baju (
fairing). Desainnya cukup
sporty dengan bentuk yang mungkin bagi sebagian orang dianggap nyeleneh namun eksotik. Lantaran menyerupai paruh bebek yang berisi lampu senja dibagian depan.

Tapi yang membuatnya lebih menarik adalah posisi lampu sein berada pada batang kaca spion. Sementra pada bagian belakang, jok
boncenger tersamarkan yang membuatnya seperti memakai
single seater.
Posisi berkendara untuk rider berpostur 172 cm membuat kaki sedikit menjinjit. Badan harus membungkuk untuk meraih setang. Seperti memgendarai motor balap karena posisi pijakan kaki pun agak tinggi dan posisinya sedikit mundur.
"Inilah salah satu bagian dari
Ready To Race-nya KTM, jadi tidak perlu ganti
footstep, setang jepit dan lainnya sudah langsung bisa dipakai di sirkuit," kata Aris Susanto, selaku
Marketing Communication PT KMI.
Langsung putar kontak ke posisi ON, spidometer yang mirip dengan Duke 200 langsung menyala. Coba berjalan pelan untuk merasakan karakter mesin dan
handling-nya.
Mesin yang sama dengan Duke 200 ini terasa kurang mantap di putaran bawah. Disinyalir karena ada perbedaan setup ECU yang membuat tenaga puncak 25 daya kuda dicapai pada 10.000 RPM.

Urusan
handling termasuk lincah, walaupun posisi badan menunduk, setang mudah saja dibelokkan untuk putar arah. Berat motor yang mencapai 137 kilogram tak berpengaruh terhadap handling. Suspensi jenis
upside down depan dan
monoshock belakang mantap mengawal ayunan roda.
Sedikit kecewa ketika mendengar suara mesinnya yang kurang menarik, seperti tak sebanding dengan bentuknya yang keren. Beberapa hal lain yang harus diperhatikan adalah motor ini tanpa pengaman rumah kunci, jadi hati-hati ketika memarkirkan motor.
Dengan fitur-fitur yang dimilikinya, harga Rp59,5 juta tentu bisa dijadikan pertimbangan jika dibandingkan dengan merek-merek asal Jepang.
Spesifikasi
Tipe mesin : 1 silinder, 4-tak DOHC, pendingin cairan
Kapasitas mesin : 200 cc
Bore x stroke : 72 mm x 49 mm
Tenaga maksimum : 25 dk @10.000 RPM
Torsi maksimum : 19,2 Nm @8.000 RPM
Berat motor : 137,5 kg
kapasitas tangki: 10 liter
Rem depan : cakram 300 mm
Rem belakang : cakram 230 mm
Jarak sumbu roda: 1.340 mm
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)