medcom.id, Jakarta: Salah satu cara menyempurnakan upgrade performa motor bermesin injeksi seperti saat ini adalah menggunakan ECU aftermarket. Otak pengapian ini bisa mengatur dan mencari setup paling tepat untuk mesin motor.
Salah satu pemain asal Taiwan yakni aRacer pun merilis tiga produk barunya untuk motor injeksi. Produk tersebut terdiri dari dua unit ECU tipe terbaru, dan ignition coil yang memiliki 10 setup.
"Kami mau kenalkan aRacer RC Super generasi baru menggantikan generasi sebelumnya yang rilis 2012. Lalu RC Mini Plus2 untuk kelas menengah bawah dan power spark ignition coil," buka Antonio Lo, pemilik Aracer kemarin malam (8/8/2016).
Menurut Antonio, RC Super baru memiliki fitur-fitur baru seperti race function module yang didalamnya ada GPS, launch control, pit limit, pit limit light, 6D gyro module dan traction control system.
"Traction control akan membaca putaran roda depan dan belakang, bekerja sama dengan 6D gyro sensor. Sehingga masuk dan keluar tikungan bisa lebih cepat," terang pria Taiwan tersebut. Bisa dikatakan RC Super adalah ECU untuk penggunaan balap.
Mengenai RC Mini Plus2, dalam paketnya sudah dikombinasi dengan mini tune. "Pengaturan tak perlu lewat laptop bisa dengan mini tune, ada pula fitur auto tune agar pengguna bisa melakukan setup lebih mudah," terangnya.
Mini tune tadi bisa juga dipasang di area dashboard sepeda motor sebagai penunjuk tampilan putaran mesin real time dan tahan air. Selain lewat mini tune, pengguna dapat mengubah base map lewat komputer. "Tersedia untuk beragam jenis sepeda motor," beber Antonio di bengkel Ultraspeed Racing (USR), Daan Mogot, Jakarta.
Terakhir adalah power spark, koil TCI khusus untuk motor dengan injeksi bahan bakar. Koil ini memiliki 10 setup energi api yang 20 persen lebih baik dari koil standar.
"Mengenai harga jual, RC Super untuk motor dua silinder Rp7 juta, dan Rp6 juta untuk satu silinder. Lalu RC Mini Plus2 Rp4 juta. Power Spark Rp1,5 juta," timpal Freddy A Gautama, pemilik bengkel USR, distributor aRacer di Indonesia.
medcom.id, Jakarta: Salah satu cara menyempurnakan
upgrade performa motor bermesin injeksi seperti saat ini adalah menggunakan ECU
aftermarket. Otak pengapian ini bisa mengatur dan mencari
setup paling tepat untuk mesin motor.
Salah satu pemain asal Taiwan yakni aRacer pun merilis tiga produk barunya untuk motor injeksi. Produk tersebut terdiri dari dua unit ECU tipe terbaru, dan
ignition coil yang memiliki 10
setup.
"Kami mau kenalkan aRacer RC Super generasi baru menggantikan generasi sebelumnya yang rilis 2012. Lalu RC Mini Plus2 untuk kelas menengah bawah dan
power spark ignition coil," buka Antonio Lo, pemilik Aracer kemarin malam (8/8/2016).
Menurut Antonio, RC Super baru memiliki fitur-fitur baru seperti
race function module yang didalamnya ada GPS,
launch control, pit limit, pit limit light, 6D
gyro module dan
traction control system.
"
Traction control akan membaca putaran roda depan dan belakang, bekerja sama dengan 6D
gyro sensor. Sehingga masuk dan keluar tikungan bisa lebih cepat," terang pria Taiwan tersebut. Bisa dikatakan RC Super adalah ECU untuk penggunaan balap.

Mengenai RC Mini Plus2, dalam paketnya sudah dikombinasi dengan
mini tune. "Pengaturan tak perlu lewat laptop bisa dengan
mini tune, ada pula fitur
auto tune agar pengguna bisa melakukan
setup lebih mudah," terangnya.
Mini tune tadi bisa juga dipasang di area
dashboard sepeda motor sebagai penunjuk tampilan putaran mesin
real time dan tahan air. Selain lewat
mini tune, pengguna dapat mengubah
base map lewat komputer. "Tersedia untuk beragam jenis sepeda motor," beber Antonio di bengkel Ultraspeed Racing (USR), Daan Mogot, Jakarta.

Terakhir adalah
power spark, koil TCI khusus untuk motor dengan injeksi bahan bakar. Koil ini memiliki 10
setup energi api yang 20 persen lebih baik dari koil standar.
"Mengenai harga jual, RC Super untuk motor dua silinder Rp7 juta, dan Rp6 juta untuk satu silinder. Lalu RC Mini Plus2 Rp4 juta. Power Spark Rp1,5 juta," timpal Freddy A Gautama, pemilik bengkel USR, distributor aRacer di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)