Ekspor Motor

Menperin Target Ekspor Sepeda Motor Capai 600 Ribu Tahun Ini

Yanurisa Ananta 04 Desember 2018 16:37 WIB
penjualan motorindustri otomotif
Menperin Target Ekspor Sepeda Motor Capai 600 Ribu Tahun Ini
Joko Widodo yang juga didampingi Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, meninjau pabrik Yamaha. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, menargetkkan tahun ini Indonesia bisa mengekspor sepeda motor sebanyak 600 ribu unit. Angka tersebut merupakan 10 persen dari total produksi sepeda motor di Indonesia.

"Kami menargetkan ekspor sepeda motor bisa mencapai 10 persen dari total produksi. Jadi, setidaknya ekspor akan mencapai 600 ribu unit untuk tahun ini,” ungkap Airlangga saat menghadiri acara pelepasan ekspor motor unit ke-1,5 juta produksi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT YIMM) di Jakarta, Senin (3/12).

Kementerian Perindustrian mencatat, total produksi sepeda motor di Indonesia mencapai 6 juta unit pada tahun 2017. Jumlah ekspor hingga Oktober 2018 telah menembus angka 510 ribu unit. Indonesia juga telah menjadi alah satu basis produksi otomotif untuk memenuhi pasar domestik dan mancanegara. Saat ini, kita merupakan pasar ketiga terbesar di dunia setelah India dan Tiongkok.


Menperin menyatakan, upaya menggenjot ekspor merupakan salah satu program yang diprioritaskan pemerintah saat ini guna menekan defisit neraca perdagangan. Selain itu seiring dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, yang menetapkan sasaran pada peningkatan kembali nett ekspor sebesar 10 persen pada tahun 2030.

“Di saat Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan, sepeda motor justru memberikan kontribusi yang signifikan dengan total nilai ekspor dari CBU, CKD dan komponen sebesar USD1,2 miliar pada tahun 2017,” katanya.

Untuk itu, Menperin memberikan apresiasi kepada PT YIMM yang telah berhasil mencatatkan total ekspor hingga saat ini sebesar 1,5 juta unit. Tahun 2018, ekspor PT YIMM diproyeksi menembus 338.000 unit atau naik lebih dari 100 persen dibanding ekspor dua tahun lalu di 2016 sebesar 166.000 unit.

“Sepeda motor CBU merek Yamaha yang diproduksi di PT YIMM ini, 25% untuk memenuhi pasar ekspor. Dikirim ke lebih dari 45 negara maju dan berkembang, dengan tujuannya antara lain ke Asia, Eropa, Afrika, Amerika Latin dan Australia,” tuturnya.

Adapun nilai ekspor PT YIMM pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp13,2 triliun. Kinerja ekspor tersebut secara signifikan memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia, dengan mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD 813,6 juta atau setara Rp 11,8 triliun. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada produksi PT YIMM sudah melebihi 94 persen.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id