Meskipun sudah menggunakan ban tubeless, waspada terhadap ranjau paku merupakan hal yang wajib dilakukan. Antara Foto/Sigid Kurniawan
Meskipun sudah menggunakan ban tubeless, waspada terhadap ranjau paku merupakan hal yang wajib dilakukan. Antara Foto/Sigid Kurniawan

Benarkah Ban Tubeless Tidak Langsung Bocor jika Kena Ranjau Paku?

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 03 November 2019 14:15
Jakarta: Ranjau paku yang disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan berniat buruk masih menjadi momok yang menakutkan bagi pengendara sepeda motor. Meski sepeda motor sudah menggunakan ban model tubless, ranjau paku juga masih bisa berpengaruh terhadap ban sepeda motor meski tanpa disadari.
 
Untuk ukuran paku kecil, ban tubeles tergolong cukup tangguh untuk mengatasinya, apalagi jika sudah dilengkapi dengan cairan anti-bocor berkualitas baik. Cukup dengan mencabut paku kecil tersebut, dan kebocoran kecil akan diatasi dengan segera oleh cairan anti-bocor.
 
Sesampainya di rumah, bisa melakukan penambalan sendiri dengan menggunakan alat-alat tambal yang cukup sederhana dan mudah dilakukan. Alhasil para pelaku usaha tambal ban nakal pun akan gigit jari karena tipu daya mereka gagal, seperti dikutip dari laman resmi Suzuki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tapi bukan berarti pengguna ban tubeless 100 persen aman dari ranjau paku. Untuk paku yang berukuran besar, sulit untuk diatasi dengan hanya mengandalkan cairan anti-bocor. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan menambalnya langsung.
 
Meskipun sudah menggunakan ban tubeless, waspada terhadap ranjau paku merupakan hal yang wajib dilakukan. Jika memungkinkan bawa alat tambal khusus untuk ban tubeles di dalam bagasi motor. Alat ini sekarang sudah banyak di jual di pasaran dengan harganya terjangkau.
 
Ban tubeless tidak akan langsung kempis saat terkena paku. Biasanya gejala kebocoran ini akan terlihat saat ban sudah mulai sering mengalami penurunan tekanan ban tanpa alasan yang jelas. Bahkan kebocoran ini akan membuat harus terus mengisi ulang angin setiap hari.
 
Parahnya lagi tes kebocoran dengan menggunakan gelembung sabun tidak akan berhasil menemukan letak kebocorannya. Untuk memastikannya bisa dengan cara merendam ban di dalam air. Jika terdapat tiupan gelembung dalam air, segera periksa dengan sangat teliti.
 
Terkadang paku sudah tertancap sangat dalam sehingga sulit ditemukan. Tidak masalah kamu sedikit mengorek bagian yang bocor, kemudian cungkil paku tersebut akan keluar. Gunakan tang buaya atau tang capit untuk mencabut paku tersebut. Jika sudah dicabut, lakukan penambaan dengan segera.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif