medcom.id: New Yamaha YZF-R1 model 2015 telah dilengkapi dengan fitur elektronik terbaru yang diadaptasi dari MotoGP. Fitur ini disebut dengan Yamaha Ride Control atau YRC. Pada YRC terdapat fitur-fitur lain yang membuat pengendara mudah mengendalikan motor 4 silinder segaris ini.
Lalu fitur apa saja yang tertanam dalam YRC berikut berfungsi sebagai apa? Supaya tak penasaran, simak ulasannya berikut.
Power Delivery Mode (PWR)
Pengendara bisa memilih empat tingkat bukaan throttle valve yang berhubungan dengan derajat bukaan grip gas. Jadi pengendara bisa menyesuaikan dengan kondisi jalan yang dilalui. Pada model sebelumnya, fitur ini disebut dengan D-mode.
Traction Control System (TCS)
Menghitung derajat kemiringan motor serta putaran kedua roda. Fungsinya agar ban tidak spin sewaktu menikung. Memiliki sepuluh mode, satu sampai sembilan dan satu off yang dapat disesuaikan kebutuhan pengendara.
Slide Control System (SCS)
Berfungsi membaca gejala selip dan mengurangi tenaga mesin ketika terjadi selip. Terdapat tiga setingan SCS ditambah off yang bisa dipilih. Fitur ini pertama kali dipakai pada motor produksi massal Yamaha.
Lift Control System (LIF)
Disebut juga dengan anti wheelie control, yang akan mendeteksi tenaga berlebih yang mengakibatkan roda depan terangkat. Fitur ini berguna ketika dipakai pada kompetisi balap karena wheelie akan membuang waktu. Ada tiga pilihan mode dan juga bisa di nonaktifkan.
Launch Control Sytem (LCS)
Membantu melakukan starts dari posisi diam dengan cara membatasi putaran mesin diangka 10.000 rpm. LCS bekerjasama dengan TCS dan LIF untuk memaksimalkan akselerasi saat start. Terdapat dua pilihan mode dan juga bisa dinonaktifkan.
Quick Shift System (QSS)
Fungsinya sama dengan quick shifter dimana ECU akan memutus pengapian sepersekian detik ketika pindah gigi. Ada dua pilihan mode QSS dan satu satunya lagi non aktif.
medcom.id: New Yamaha YZF-R1 model 2015 telah dilengkapi dengan fitur elektronik terbaru yang diadaptasi dari MotoGP. Fitur ini disebut dengan
Yamaha Ride Control atau YRC. Pada YRC terdapat fitur-fitur lain yang membuat pengendara mudah mengendalikan motor 4 silinder segaris ini.
Lalu fitur apa saja yang tertanam dalam YRC berikut berfungsi sebagai apa? Supaya tak penasaran, simak ulasannya berikut.
Power Delivery Mode (PWR)
Pengendara bisa memilih empat tingkat bukaan throttle valve yang berhubungan dengan derajat bukaan grip gas. Jadi pengendara bisa menyesuaikan dengan kondisi jalan yang dilalui. Pada model sebelumnya, fitur ini disebut dengan D-mode.
Traction Control System (TCS)
Menghitung derajat kemiringan motor serta putaran kedua roda. Fungsinya agar ban tidak spin sewaktu menikung. Memiliki sepuluh mode, satu sampai sembilan dan satu off yang dapat disesuaikan kebutuhan pengendara.
Slide Control System (SCS)
Berfungsi membaca gejala selip dan mengurangi tenaga mesin ketika terjadi selip. Terdapat tiga setingan SCS ditambah off yang bisa dipilih. Fitur ini pertama kali dipakai pada motor produksi massal Yamaha.
Lift Control System (LIF)
Disebut juga dengan anti wheelie control, yang akan mendeteksi tenaga berlebih yang mengakibatkan roda depan terangkat. Fitur ini berguna ketika dipakai pada kompetisi balap karena wheelie akan membuang waktu. Ada tiga pilihan mode dan juga bisa di nonaktifkan.
Launch Control Sytem (LCS)
Membantu melakukan starts dari posisi diam dengan cara membatasi putaran mesin diangka 10.000 rpm. LCS bekerjasama dengan TCS dan LIF untuk memaksimalkan akselerasi saat start. Terdapat dua pilihan mode dan juga bisa dinonaktifkan.
Quick Shift System (QSS)
Fungsinya sama dengan quick shifter dimana ECU akan memutus pengapian sepersekian detik ketika pindah gigi. Ada dua pilihan mode QSS dan satu satunya lagi non aktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)