Jakarta: Yamaha Indonesia masih mengandalkan permainan warna untuk produk mereka yang ada saat ini. Kini giliran Nmax yang mendapatkan penyegaran. Kali ini pabrikan berlogo garpu tala tersebut memberikan baju baru namun bernuansa klasik berwarna merah untuk skuter matik (skutik) 155 cc tersebut.
Namun untuk membuatnya lebih kekinian, material Matte Red pun jadi bahan utamanya. Warna ini dipadu dengan pelek warna hitam. Kehadiran warna merah melengkapi beberapa warna yang sudah ada sebelumnya yakni hitam, abu-abu, biru, dan putih.
"Tambahan pilihan warna ini untuk melengkapi jajaran skutik MAXI Yamaha dengan pilihan warna khas. Kami akui cara ini masih cukup ampuh untuk mendongkrak penjualan lantaran konsumen jadi punya banyak pilihan," ungkap Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yordan Satriadi, dalam beberapa kali momentum obrolan kepada medcom.id.
Sayangnya tidak ada perubahan teknologi yang dilakukan untuk rival Honda PCX ini. Masih menawarkan mesin 155 cc, 1-silinder, SOHC, fuel injection dengan tenaga 15 daya kuda dan torsi 14,4 nm. Kemudian untuk fiturnya masih menawarkan sistem pengereman cakram di depan dan belakang, pelek dan ban berukuran lebar, sampai dengan suspensi dengan tabung belakang.
Tertarik meminangnya? siapkan budget sebesar Rp27,540 juta. Penyegaran untuk Nmax bisa menjadi bendera kuning untuk PCX. Mengingat mereka juga bermain di segmen yang mirip, yakni skutik premium dengan mesin 150 cc.
Di sektor mesin PCX dibekali dengan mesin 150 cc dengan tenaga 14,4 daya kuda dan torsi 13,2 nm. Kemudian sistem pengeremannya sudah menggunakan model cakram di depan dan belakang serta smart key sistem tanpa kunci.
Soal harga PCX non ABS dibanderol Rp28,638 juta untuk harga di Jakarta. Sedangkan untuk varian hybrid yang menjadi top variannya dihargao Rp41,325 juta di Jakarta.
Di luar kedua skutik tersebut, skutik premium 150 cc juga memang semakin ramai dan diminati oleh konsumen di Indonesia. Seperti contoh lainnya adalah Vespa yang juga menawarkan Sprint dan Privamera yang mengandalkan mesin 150 cc. Kemudian ada juga Lambretta yang kemungkin besar akan masuk ke Indonesia dengan memperkenalkan Lambretta V200 yang memiliki kubikasi mesin 170 cc. Kira-kira skutik favorit anda yang mana?
Jakarta: Yamaha Indonesia masih mengandalkan permainan warna untuk produk mereka yang ada saat ini. Kini giliran Nmax yang mendapatkan penyegaran. Kali ini pabrikan berlogo garpu tala tersebut memberikan baju baru namun bernuansa klasik berwarna merah untuk skuter matik (skutik) 155 cc tersebut.
Namun untuk membuatnya lebih kekinian, material Matte Red pun jadi bahan utamanya. Warna ini dipadu dengan pelek warna hitam. Kehadiran warna merah melengkapi beberapa warna yang sudah ada sebelumnya yakni hitam, abu-abu, biru, dan putih.
"Tambahan pilihan warna ini untuk melengkapi jajaran skutik MAXI Yamaha dengan pilihan warna khas. Kami akui cara ini masih cukup ampuh untuk mendongkrak penjualan lantaran konsumen jadi punya banyak pilihan," ungkap Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yordan Satriadi, dalam beberapa kali momentum obrolan kepada medcom.id.
Sayangnya tidak ada perubahan teknologi yang dilakukan untuk rival Honda PCX ini. Masih menawarkan mesin 155 cc, 1-silinder, SOHC, fuel injection dengan tenaga 15 daya kuda dan torsi 14,4 nm. Kemudian untuk fiturnya masih menawarkan sistem pengereman cakram di depan dan belakang, pelek dan ban berukuran lebar, sampai dengan suspensi dengan tabung belakang.
Tertarik meminangnya? siapkan budget sebesar Rp27,540 juta. Penyegaran untuk Nmax bisa menjadi bendera kuning untuk PCX. Mengingat mereka juga bermain di segmen yang mirip, yakni skutik premium dengan mesin 150 cc.
Di sektor mesin PCX dibekali dengan mesin 150 cc dengan tenaga 14,4 daya kuda dan torsi 13,2 nm. Kemudian sistem pengeremannya sudah menggunakan model cakram di depan dan belakang serta smart key sistem tanpa kunci.
Soal harga PCX non ABS dibanderol Rp28,638 juta untuk harga di Jakarta. Sedangkan untuk varian hybrid yang menjadi top variannya dihargao Rp41,325 juta di Jakarta.
Di luar kedua skutik tersebut, skutik premium 150 cc juga memang semakin ramai dan diminati oleh konsumen di Indonesia. Seperti contoh lainnya adalah Vespa yang juga menawarkan Sprint dan Privamera yang mengandalkan mesin 150 cc. Kemudian ada juga Lambretta yang kemungkin besar akan masuk ke Indonesia dengan memperkenalkan Lambretta V200 yang memiliki kubikasi mesin 170 cc. Kira-kira skutik favorit anda yang mana?
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)