medcom.id, Jakarta: Kondisi ekonomi yang tengah stagnan berimbas pada banyak sektor, termasuk sektor otomotif. Pelaku bisnis pada sektor ini pun mengeluhkan kondisi ini, termasuk produsen komponen aftermarket.
PT Daytona Azia pemegang part motor mengakui, pasar tahun lalu drop tajam. Komponen penunjang performance motor yang jadi dagangan utama Daytona tak terlalu apik penjualannya, ditambah lagi persaingan yang semakin ketat.
"Betul pasar aftermarket racing turun, part harian justru malah naik. Contohnya busi, kita jual hampir satu juta busi tahun lalu," kata Manager R&D PT Daytona Azia, Ricky Hariyadi di Senayan, Jakarta pekan lalu.
Daytona pun mulai membagi fokus mereka pada pasar komponen aftermarket untuk harian. "Sebenarnya sudah sejak tahun lalu sejak mereka mengenalkan kampas rem, aki dan busi, sekarang gear set, belt set, roller, filter udara dan filter oli," lanjut Ricky.
Pria ramah ini menambahkan kalau tahun ini diprediksi pasar masih akan sulit. "Lihat saja sekarang speedshop (toko penjual part racing) banyak lari ke aksesoris part harian," ungkapnya.
Part Nmax & CBR250RR
Kehadiran part aftermarket untuk motor terbaru pun telah dipikirkan. Ricky mengatakan pihaknya akan merilis suspens belakang untuk Yamaha Nmax tak lama lagi.
"Banyak keluhan keras untuk sok Nmax, kita tawarkan dengan harga Rp1 juta pas dengan tiga preload setting. Memang terbilang telat, tapi kami optimis apalagi market motor ini besar ya," yakin Ricky.
Sedangkan untuk part Honda CBR250RR, dirinya mengakui kalau belum bisa mengembangkan saat ini. "Terkendala di unit, kita belum dapat unitnya. Kita juga lebih hati-hati kembangkan part, jangan sampai malah gagal jalan," pungkasnya.
medcom.id, Jakarta: Kondisi ekonomi yang tengah stagnan berimbas pada banyak sektor, termasuk sektor otomotif. Pelaku bisnis pada sektor ini pun mengeluhkan kondisi ini, termasuk produsen komponen aftermarket.
PT Daytona Azia pemegang part motor mengakui, pasar tahun lalu drop tajam. Komponen penunjang performance motor yang jadi dagangan utama Daytona tak terlalu apik penjualannya, ditambah lagi persaingan yang semakin ketat.
"Betul pasar
aftermarket racing turun,
part harian justru malah naik. Contohnya busi, kita jual hampir satu juta busi tahun lalu," kata Manager R&D PT Daytona Azia, Ricky Hariyadi di Senayan, Jakarta pekan lalu.
Daytona pun mulai membagi fokus mereka pada pasar komponen aftermarket untuk harian. "Sebenarnya sudah sejak tahun lalu sejak mereka mengenalkan kampas rem, aki dan busi, sekarang gear set, belt set, roller, filter udara dan filter oli," lanjut Ricky.
Pria ramah ini menambahkan kalau tahun ini diprediksi pasar masih akan sulit. "Lihat saja sekarang speedshop (toko penjual part racing) banyak lari ke aksesoris part harian," ungkapnya.
Part Nmax & CBR250RR
Kehadiran part aftermarket untuk motor terbaru pun telah dipikirkan. Ricky mengatakan pihaknya akan merilis suspens belakang untuk Yamaha Nmax tak lama lagi.
"Banyak keluhan keras untuk sok Nmax, kita tawarkan dengan harga Rp1 juta pas dengan tiga preload setting. Memang terbilang telat, tapi kami optimis apalagi
market motor ini besar ya," yakin Ricky.
Sedangkan untuk part Honda CBR250RR, dirinya mengakui kalau belum bisa mengembangkan saat ini. "Terkendala di unit, kita belum dapat unitnya. Kita juga lebih hati-hati kembangkan
part, jangan sampai malah gagal jalan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)