Tips Knowledge

Waspada, Ban Botak Bikin Handling Tak Nyaman

M. Bagus Rachmanto 12 Juli 2018 07:32 WIB
tips knowledge
Waspada, Ban Botak Bikin Handling Tak Nyaman
Kenali kondisi ban sepeda motor Anda biar aman saat berkendara. Autoevolution
Jakarta: Bersentuhan langsung dengan jalan, itulah mengapa si karet budar atau ban merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Bahkan sebagian besar instruktur safety riding menganggapnya bagian yang cukup vital saat berkendara di jalan raya. 

Lantaran komponen yang satu ini langsung bersentuhan dengan jalan, kondisi ban sudah mulai terlihat aus atau botak bisa membahayakan pengendara.

Oleh sebab itu penting mengetahui dan memeriksa ban secara berkala. Lalu, indikator apa saja yang perlu diperhatikan, untuk memastikan bahwa ban motor sudah tidak layak dan perlu diganti baru?


Menurut Yosi, pemilik bengkel Bengbrand di bilangan, Bekasi Timur, Jawa Barat, ada beberapa indikator yang dapat dijadikan patokan ban motor sudah harus diganti dengan yang baru.

Bagian luar bisa dilihat melalui tanda yang ada di bagian samping ban yaitu tanda segitiga yang disebut tread wear indicators (TWI). Jika permukaan ban sudah menyentuh tanda ujung segitiga, ban motor harus segera diganti dengan yang baru.

Atau bisa juga mengukur kedalaman pattern/kembangan menggunakan koin. Usia ban depan motor yang sering digunakan dalam keseharian biasanya tidak lebih dari 1,5 tahun. Sedangkan ban belakang sekitar 10 bulan.

Pemakaian ban dalam juga perlu diperhatikan. Sebaiknya mengganti ban dalam andai sudah pernah bocor lebih dari 5 kali. Namun, umur ban dalam yang tidak pernah bocor bisa sampai setahun.

"Ban yang sudah mulai botak juga membuat handling motor tidak stabil. Hal itu bisa dirasakan ketika melewati jalan bergelombang atau saat Anda memotong garis marka jalan, maka motor terasa oleng ke kanan dan kiri," sebut Yosi.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id