Motor Baru

Royal Enfield Classic 500 Pegasus, Khas Penerjun Inggris

Ainto Harry Budiawan 24 Mei 2018 15:51 WIB
royal enfield
Royal Enfield Classic 500 Pegasus, Khas Penerjun Inggris
Edisi Pegasus hanya tersedia 1000 unit saja. MCN
Duxford: Royal Enfield baru-baru ini mengenalkan model Classic 500 edisi Pegasus di Imperial War Museum di Duxford, Cambridge Inggris. Motor ini dihadirkan secara terbatas untuk mengenang peran motor buatannya bagi pasukan penerjun Inggris.

Saat itu tahun 1940-an, Royal Enfield Flying Flea merupakan motor ringan bermesin 125cc. Pasukan penerjun Inggris kala itu butuh kendaraan yang bisa digunakan usai terjun mendekati wilayah musuh dan motor ini juga diterjunkan bersama-sama.

Sebelumnya mereka sempat mencoba sepeda namun tak berjalan baik, lalu mereka menggunakan motor ringan ini. Begitu ringannya, seorang prajurit bisa menggendong motor ini dan motor punya kemampuan melaju lebih dari 50 km/jam.

Keberhasilan inilah yang membuat Royal Enfield menghadirkan edisi Pegasus dari Classic 500. Pegasus sendiri merupakan logo resmi resimen penerjun Inggris, dengan logo kuda berwarna biru dalam lingkaran merah maroon.


Maka tampilan motor ini menggambarkan Flying Flea kala itu, dengan laburan warna cokelat atau hijau gelap, serta garis kuning untuk menandakan titik berat motor saat dimasukkan kedalam pesawat. Logo Pegasus tergambar ditangki berikut nomor seri motor.

Agar semakin mengesankan motor perang, sepasang tas berbahan kain terpasang diburitan motor. Merek motor Inggris yang kini dirakit di India tersebut hanya memproduksi sebanyak 1.000 unit edisi Pegasus. Motor ini bisa dipesan mulai Juli mendatang, dengan banderol Rp94 jutaan. 



(UDA)